Laporan Tahunan 2021
Kinerja Hingga berakhirnya tahun buku 2021, segmen usaha konsumer mencatatkan pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib sebesar Rp6,2 triliun, meningkat 35,67% dari posisi tahun 2020 yang sebesar Rp4,6 triliun. Begitu juga dengan pendapatan usaha lainnya yang tercatat mengalami kenaikan sebesar 27,82% menjadi Rp1,4 triliun dibandingkan dengan pembukuan tahun 2020 yang sebesar Rp1,1 triliun. Beban usaha tercatat meningkat sebesar 30,08% menjadi Rp3,9 triliun, dari posisi per 31 Desember 2020 yang sebesar Rp3,1 triliun. Kemudian, untuk piutang dan pembiayaan segmen usaha konsumer Bank pada tahun 2021 sebesar Rp82,7 triliun, meningkat 27,30% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp65,0 triliun. Tabel Kinerja Segmen Usaha Konsumer (Rp juta) URAIAN KONSUMER 2021 2020* Pendapatan pengelolaan dana 6.225.037 4.588.279 Pendapatan usaha lainnya 1.365.552 1.068.337 Beban usaha (3.981.525 ) (3.060.777 ) Beban CKPN (1.085.395 ) (1.633.548 ) Pendapatan/(Beban) non Opr (20.691 ) (18.071 ) Piutang dan Pembiayaan 85.749.598 67.972.492 *:Disajikan kembali Profitabilitas Sejalan dengan peningkatan kinerja, laba tahun berjalan segmen usaha konsumer 2021 mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 178,16%menjadi Rp1,9 triliun dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya Rp670,8 miliar. Kinerja Profitabilitas Konsumer (Rp juta) URAIAN 2021 2020* Laba sebelum zakat dan beban pajak penghasilan 2.502.978 944.220 Zakat (62.654 ) (22.752) Beban pajak (574.460 ) (250.681) Laba tahun berjalan 1.865.864 670.787 *:Disajikan kembali Kinerja Pawning (Gadai/Cicil Emas) Produk Gadai atau Cicil Emas yang merupakan produk unik dari Bank BSI mencatatkan pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib sebesar Rp425,58 miliar, meningkat 11,61% dari posisi tahun 2020 yang sebesar Rp381,29 miliar. Begitu juga dengan pendapatan usaha lainnya yang tercatat mengalami kenaikan sebesar 15,10% menjadi Rp71,99 miliar dibandingkan dengan tahun 2020 yang sebesar Rp62,54 triliun. Beban usaha mengalami peningkatan sebesar 17,14% menjadi Rp209,89 miliar dari posisi per 31 Desember 2020 yang sebesar Rp179,17 miliar. Kemudian, untuk piutang dan pembiayaan pada tahun 2021 tercatat sebesar Rp4,6 triliun, meningkat 12,79% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,0 triliun. 203 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Analisis dan Pembahasan Manajemen
Made with FlippingBook
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5