Laporan Tahunan 2021

desa melalui penguatan sumberdaya lokal untuk peningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendayagunaan dana ZISWAF. Pelaksanaan program difokuskan pada pengembangan cluster usaha pertanian, peternakan, dan perkebunan. Pendekatan program dilakukan dengan pendampingan intensif, baik teknis maupun dakwah islam. Saat ini terdapat 4 (empat) desa existing yang masih didampingi yaitu Desa Rejo Asri-Lampung Tengah ( Cluster Pertanian), Desa Kedarpan-Purbalingga ( Cluster Peternakan Domba/ Kambing), Desa Jati-Trenggalek ( Cluster Peternakan Sapi Potong) dan Desa Candibinangun-Sleman ( Cluster Mina Padi). 2. Program Ketahanan Pangan Bantuan sosial sebagai kepedulian sebagai respon dari kondisi bangsa khususnya Pesantren, masyarakat sekitar Masjid dan kelompok disabilitas yang saat ini menghadapi kesulitan sebagai dampak dari wabah COVID-19. Bentuk program ketahanan pangan adalah bantuan charity berupa bahan pokok serta pengembangan usaha ekonomi bagi kemandirian Pesantren. 3. ProgramWarteg Mobile Salah satu kegiatan pendayagunaan dana ZIS BSM Umat. Warteg Mobile adalah konsep penyaluran makanan siap saji (siap konsumsi) untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam mencukupi kebutuhan pangan, dengan target sasaran pemetik manfaat seperti masyarakat di pemukiman padat/ kumuh, komunitas disabilitas, komunitas pengemudi angkot/taksi/ojek, sertamasyarakat yang terdampak bencana (kebakaran, kebanjiran dan lainnya). Untuk program “Simpati Umat” terdiri dari: 1. Bantuan Kemanusiaan Program pemberian bantuan untuk berbagai asnaf : fakir, miskin, fii sabilillaah , dan gharimin . Beberapa aspek yang dibantu melalui bantuan ini antara lain: bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan dakwah. Sepanjang 2021, telah tersalurkan bantuan untuk 7405 orang penerima manfaat senilai Rp 4.611.112.300. 2. Disaster Emergency and Recovery Center Program menguatkan fungsi pengelolaan respons kebencanaan serta pemulihan ( recovery ) bagi masyarakat yang terdampak dengan tujuan mengurangi resiko korban jiwa serta membantu meringankan kebutuhan masyarakat. Sepanjang tahun 2021, BSM Umat setidaknya telah ikut membantu di 9 (sembilan) lokasi seluruh Indonesia. Disaster Emergency and Recovery Center memiliki 3 (tiga) aktivitas utama yang fokus di aspek kebencanaan yaitu: program pengurangan risiko bencana (PRB), respons tanggap bencana, dan pemulihan pascabencana. Program pengurangan risiko bencana bertujuan membentuk kesiap-siagaan masyarakat di wilayah rawan bencana melalui pendampingan intensif di bidang kebencanaan, pengelolaan keuangan, dan termasuk menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan respons tanggap bencana fokus pada kegiatan kemanusiaan untuk memenuhi darurat kebutuhan penyintas pada dua pekan pertama, dan sepanjang 2021 sudah melakukan aktivitasnya setidaknya di 10 lokasi bencana yang cukup besar, dengan total penerima manfaat sebanyak 42 ribu orang. Untuk kegiatan pemulihan pascabencana, sudah disalurkan bantuan di 11 titik seperti masjid, sekolah/madrasah, dan pesantren sepanjang tahun 2021 lalu. 544 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5