Laporan Tahunan 2021

PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk (d/h /previously PT Bank BRISyariah Tbk) CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2021 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2021 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated) Halaman - 17 - Page 1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued) a. Pendirian Bank dan informasi umum (lanjutan) a. Bank establishment and general information (continued) . Selanjutnya diubah dengan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Syariah Indonesia Tbk No. 25 Tanggal 8 September 2021 yang dibuat dihadapan Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta mengenai perubahan Kedudukan Kantor Pusat Bank sehubungan pemindahan alamat Kantor Pusat Bank yang sebelumnya di Jalan Abdul Muis No. 2-4 Jakarta Pusat 10160 menjadi di Gedung The Tower, Jalan Gatot Subroto No. 27 Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan 12930. Perubahan ini telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.AHU-AH.01.03-0445911 tanggal 8 September 2021 dan telah mendapatkan Persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.AHU- 0048485.AH.01.02.Tahun 2021 tanggal 8 September 2021. The latest amendment to the Bank's Articles of Association is stated in the Deed of Decision of the Annual General Meeting of Shareholders of PT Bank Syariah Indonesia Tbk No. 25 Dated 8 September 2021 drawn up of Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta regarding the change in the Position of the Bank's Head Office in connection with the change of the address of the Bank's Head Office which was previously at Jalan Abdul Muis No. 2-4 Central Jakarta 10160 to become at The Tower Building, Jalan Gatot Subroto No. 27 Karet Semanggi Village, Setiabudi District, South Jakarta 12930. This amendment has been accepted and recorded by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No.AHU-AH.01.03-0445911 dated 8 September 2021 and has obtained the Approval of the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No.AHU- 0048485.AH.01.02.Tahun 2021 dated 8 September 2021. Perubahan Anggaran Dasar Bank terakhir dituangkan dalam Akta Pernyataan Keputusan diluar Rapat Dewan Komisaris PT Bank Syariah Indonesia Tbk No. 82 Tanggal 30 Desember 2021 yang dibuat dihadapan Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta mengenai perubahan Modal Ditempatkan dan Disetor Bank 438.600 saham dengan nominal Rp219.300.000 sehingga Modal Ditempatkan dan Disetor Bank menjadi 41.129.307.343 saham dengan nominal seluruhnya Rp20.564.654 Perubahan ini telah diterima dan dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.AHU-AH.01.03-0494300 tanggal 30 Desember 2021. The latest amendment to the Bank's Articles of Association is stated in the Deed of Statement of Decisions thereout the Meeting of the Board of Commissioners of PT Bank Syariah Indonesia Tbk No. 82 On 30 December 2021 made before Notary Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta regarding changes in the Issued and Fully Paid-Up Capital of the Bank to 438,600 shares with a nominal value of Rp219,300,000 so that the Issued and Fully Paid-Up Capital of the Bank becomes 41,129,307,343 shares with a total nominal value Rp20,564,654. This amendment has been accepted and recorded by the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia No.AHU-AH.01.03- 0494300 dated 30 December 2021. Penggabungan PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah dengan PT Bank BRISyariah Tbk telah mendapatkan persetujuan Dewan Komisioner OJK Nomor 4/KDK.03/2021 tanggal 27 Januari 2021 tentang Pemberian Izin Penggabungan PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah ke dalam PT Bank BRISyariah Tbk serta Izin Perubahan Nama dengan Menggunakan Izin Usaha PT Bank BRISyariah Tbk menjadi Izin Usaha atas nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk sebagai Bank Hasil Penggabungan. The merger of PT Bank Syariah Mandiri and PT Bank BNI Syariah with PT Bank BRISyariah Tbk has received approval from the OJK Board of Commissioners Number 4 / KDK.03 / 2021 dated 27 January 2021 concerning the Granting of Permit to Merge PT Bank Syariah Mandiri and PT Bank BNI Syariah into PT Bank BRISyariah Tbk and a Name Change Permit Using a Business License from PT Bank BRISyariah Tbk to become a Business License on behalf of PT Bank Syariah Indonesia Tbk as the Merged Bank.

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5