Laporan Tahunan 2021
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk (d/h /previously PT Bank BRISyariah Tbk) CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2021 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2021 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated) Halaman - 153 - Page 51. STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN BARU YANG TELAH DISAHKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF 51. NEW FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK - IAI”) telah menerbitkan standar baru, amandemen dan interpretasi berikut, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2021 adalah sebagai berikut: Financial Accounting Standard Board of Indonesian Institute of Accountants (“DSAK - IAI”) has issued the following new standards, amendments and interpretations, but not yet effective for the financial year beginning 1 January 2021 are as follows: - Amendemen PSAK 22: “Kombinasi bisnis tentang referensi ke kerangka konseptual”; - Amendemen PSAK 57: “Provisi, liabilitas kontinjensi, dan aset kontinjensi tentang kontrak memberatkan - Biaya memenuhi kontrak”; - Penyesuaian tahunan PSAK 71: ”Instrumen keuangan”; dan - Penyesuaian tahunan PSAK 73: “Sewa”. - Amendment of SFAS 2 2: “Business combination for reference to conceptual framework”; - Amendment of SFAS 57: “Provision, contingent liabilities, and contingent assets related to onerous contracts - Cost of fulfilling the contracts”; - Annual improvement SFAS 71: ”Financial instruments”; and - Annual improvement SFAS 73: “Leases”. Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2022 dan penerapan dini diperbolehkan. The above standards will be effective on 1 January 2022 and early adoption is permitted. - Amandemen PSAK 1: “Penyajian laporan keuangan”; - Amendemen PSAK 16 “Aset Tetap” ; - Amandemen PSAK 25: “Kebijakan akuntansi, Perubahan estimasi akuntansi, dan kesalahan”. - Amendment of SFAS 1: “Presentation of financial statement” - Amendment of SFAS 16 “Fixed Assets” ; - Amandement of SFAS 25: “Accounting policies, changes of accounting estimates, and error”. Standar tersebut akan berlaku efektif pada 1 Januari 2023 dan penerapan dini diperbolehkan. The above standards will be effective on 1 January 2023 and early adoption is permitted. Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada laporan keuangan. As at the authorization date of financial statements, the Bank is still evaluating the potential impact of these new and revised standards to the financial statements. 52. AKUISISI TERBALIK 52. REVERSE ACQUISITION Seperti diungkapkan dalam Catatan 1c, efektif pada tanggal 1 Februari 2021, BRIS melakukan penggabungan usaha dengan BSM dan BNIS dimana BRIS menjadi entitas yang menerima penggabungan sedangkan BSM dan BNIS bubar demi hukum. As disclosed in Note 1c, the merger between BRIS, BSM and BNIS was effective on 1 February 2021, with BRIS as the surviving entity, BSM and BNIS being dissolved by the law. Transaksi merger Bank diperlakukan seperti akuisisi terbalik untuk tujuan akuntansi dengan mempertimbangkan beberapa faktor terkait kontrol atas Bank setelah penggabungan usaha, termasuk salah satunya yaitu pemegang saham BSM menjadi pemegang saham pengendali Bank. The Bank’s merger transactions are treated as reverse acquisitions for accounting purposes considering several factors related to the control over the Bank after the merger, one of them is the BSM’s controlling shar eholder as the controlling shareholder of the Bank.
Made with FlippingBook
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5