Laporan Tahunan 2023

B. MIKRO Layanan pada sektor mikro BSI hadir untuk melayani nasabah individual dan pengusaha mikro, termasuk di dalamnya penyaluran pembiayaan bersubsidi guna mendukung program pemerintah dalam memberdayakan usaha masyarakat. Kemudian, produk simpanan dan layanan perbankan lainnya bagi kebutuhan masing-masing nasabah. Per 31 Desember 2023, produk-produk dan layanan yang ditawarkan oleh segmen usaha Mikro dijelaskan dalam tabel di bawah ini. Produk Uraian BSI Usaha Mikro Pembiayaan modal kerja dan atau investasi kepada nasabah individu atau badan usaha atau kelompok yang memiliki usaha produktif dengan atau tanpa agunan dengan margin komersial (tanpa subsidi). KUR Kredit Usaha Rakyat yang selanjutnya disingkat KUR adalah pembiayaan modal kerja dan/atau investasi kepada nasabah individu/perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup. (Program Subsidi Margin dari Pemerintah). KUR Super mikro Penyaluran KUR yang diberikan kepada penerima KUR dengan jumlah sampai dengan Rp10 juta. KUR Mikro Penyaluran KUR yang diberikan kepada penerima KUR dengan jumlah di atas Rp10 juta dan paling banyak Rp100 juta. KUR Kecil Penyaluran KUR yang diberikan kepada penerima KUR dengan jumlah di atas Rp100 juta dan paling banyak Rp500 juta. KUR Pekerja Migran Indonesia (PMI) Penyaluran KUR yang diberikan kepada Calon Pekerja Migran Indonesia/ Pekerja Migran Indonesia. TINJAUAN OPERASI PER SEGMEN USAHA Strategi Tahun 2023 1. Peningkatan Bisnis & Revitalisasi Produk a. Optimalisasi penyaluran program Pemerintah b. Revitalisasi produk BSI Usaha Mikro c. Kick off Produk KUR Pekerja Migran Indonesia (PMI) d. Memperluas acquisition channel dengan optimalisasi website SalamDigital e. Peningkatan jumlah nasabah dan Dana Pihak Ketiga (DPK) 2. Sistem & Bisnis Proses a. Penyempurnaan digitalisasi administrasi pembiayaan mikro b. Pengembangan otomasi klaim penjaminan dan Host to Host restrukturisasi c. Penyempurnaan Host to Host Klaim Penjaminan d. Pengembangan monitoring pipeline pada i-Kurma (originating system) sampai dengan tingkat Regional 3. Perbaikan Kualitas Pembiayaan a. Penegasan pengelolaan rekening nasabah lancar dan non-lancar b. Pengawalan disiplin klaim penjaminan yang berkelanjutan c. Implementasi Micro Financing Control Officer (MFCO) yang bertugas melakukan Post Booking Review d. Pembentukan Squad penagihan pembiayaan kolektabilitas 2 di tingkat Area 4. Peningkatan Kualitas SDM Peningkatan dan pemerataan kompetensi SDM melalui pelatihan dan sosialisasi berkelanjutan, terkait produk, analisa, dan komoditas khusus. Kinerja Tahun 2023 PORTOFOLIO Pembiayaan sektor mikro mengalami kenaikan 22,26% atau sebesar Rp4,17 triliun, yaitu dari Rp18,74 triliun di tahun 2022 menjadi Rp 22,91 triliun di tahun 2023. Rasio pembiayaan bermasalah (NPF) mengalami perbaikan, dari 2,84% di tahun 2022 menjadi 2,13% di tahun 2023. LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 162 Ikhtisar Kinerja Analisis dan Pembahasan Manajemen Laporan Manajemen Profil Perusahaan

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5