TINJAUAN KINERJA KEUANGAN pertumbuhan outstanding deposito dan giro mudharabah yang meningkat masing-masing sebesar Rp15,36 triliun dan Rp9,63 triliun. Selain itu Bank juga mendapat fasilitas PASBI dan SIMA yang berkontribusi dalam peningkatan hak pihak ketiga atas bagi hasil dana syirkah temporer sebesar Rp292,71 miliar di tahun 2023. Pendapatan Usaha Lainnya Pendapatan usaha lainnya pada tahun 2023 mencapai Rp4,20 triliun, meningkat 13,60% atau Rp503,36 miliar dibandingkan pendapatan usaha lainnya yang diperoleh di tahun 2022 sebesar Rp3,70 triliun. Peningkatan tersebut antara lain dari peningkatan pendapatan atas pelepasan surat berharga sebesar Rp114,19 miliar, pendapatan rahn sebesar Rp88,82 miliar, pendapatan jasa ekspor impor sebesar Rp 62,15 miliar, dan penerimaan kembali atas piutang dan pembiayaan yang telah dihapusbukukan sebesar Rp77,68 miliar. Beban Usaha Beban usaha Bank pada tahun 2023 tercatat sebesar Rp10,25 triliun, meningkat 3.58% atau Rp353,87 miliar dari beban usaha di tahun 2022 yang sebesar Rp9,90 triliun. Beban promosi dan beban penyusutan atas aktiva tetap menjadi komponen yang memiliki peningkatan terbesar yaitu masing-masing sebesar Rp135,88 miliar dan Rp176,57 miliar. ARUS KAS Posisi kas dan setara kas pada akhir tahun buku 2023 sebesar Rp40,02 triliun, meningkat 2,04% atau Rp799,67 miliar dibandingkan tahun buku 2022 yang sebesar Rp39,22 triliun. Arus kas bersih yang dihasilkan dari aktivitas pendanaan dan operasi bernilai positif yaitu masing-masing sebesar Rp10,16 triliun dan Rp2,04 triliun. Sementara itu untuk arus kas aktivitas investasi bernilai negatif sebesar Rp11,40 triliun. (Rp Juta) Uraian 2023 2022 2021 Arus Kas dari Aktivitas Operasi 2.041.035 1.885.530 16.696.794 Arus Kas dari Aktivitas Investasi (11.404.359) 5.994.708 (16.591.024) Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan 10.162.997 4.798.909 (77.929) Kenaikan Bersih Kas dan Setara Kas 799.673 12.679.147 27.841 Kas & Setara Kas Awal Tahun 39.221.419 26.542.272 26.514.431 Kas & Setara Kas Akhir Tahun 40.021.092 39.221.419 26.542.272 Arus Kas dari Aktivitas Operasi Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada tahun buku 2023 tercatat sebesar Rp2,04 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp155,50 miliar dibandingkan perolehan tahun buku 2022 yang sebesar Rp1,89 triliun. Peningkatan terutama dari meningkatnya pendapatan penyaluran dana dan pendapatan usaha lainnya yang diperoleh Bank di tahun 2023. Arus Kas dari Aktivitas Investasi Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi pada tahun 2023 sebesar minus Rp11,40 triliun. Penggunaan kas untuk aktivitas investasi pada tahun 2023 didominasi oleh investasi pada penempatan surat berharga. Sementara itu pada tahun 2022 Bank banyak melakukan aktivitas penjualan/pelepasan surat berharga sehingga nilai arus kas pada tahun 2022 bernilai positif. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan pada tahun buku 2023 yaitu sebesar Rp10,16 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp5,36 triliun dibandingkan periode tahun buku 2022 yang sebesar Rp4,80 triliun. Perolehan kas terutama dari aktivitas pendanaan baru yaitu PASBI sebesar Rp11,90 triliun. Sementara itu disisi lain terdapat sukuk mudharabah subordinasi yang jatuh tempo sebesar Rp1,38 triliun. LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 174 Ikhtisar Kinerja Analisis dan Pembahasan Manajemen Laporan Manajemen Profil Perusahaan
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5