Laporan Tahunan 2023

Pertumbuhan Kolektibilitas Piutang Berdasarkan Mata Uang Tahun 2023 terhadap Tahun 2022 (Rp Juta) Uraian Lancar Dalam Perhatian Khusus Kurang Lancar Diragukan Macet Jumlah Rupiah Piutang Murabahah 11.382.916 169.335 18.975 143.195 (43.282) 11.671.140 Piutang Istishna (101) (3) - - 1 (102) Piutang Qardh 1.325.957 (18.819) (7.795) (17.405) 8.774 1.290.712 Pembiayaan Mudharabah 805.068 22.893 (685) (1.363) 13.824 839.736 Pembiayaan Musyarakah 15.946.020 1.677.403 (199.533) 44.099 92.340 17.560.329 Ijarah 948.069 (2.914) (2.347) 1.708 (33.861) 910.656 Valas Piutang Murabahah 82.252 (123.652) - - - (41.400) Piutang Istishna - - - - - - Piutang Qardh 314.760 - - - - 314.760 Pembiayaan Mudharabah - - - - - - Pembiayaan Musyarakah 120.095 - (54.739) - - 65.357 Ijarah - - - - - - Total Pembiayaan 30.925.035 1.724.243 (246.122) 170.236 37.796 32.611.188 CKPN (434.152) 1.087.370 (328.873) 101.481 64.249 490.075 Pembiayaan Bersih 31.359.187 636.873 82.751 68.755 (26.453) 32.121.113 PERMODALAN Kebijakan dan Alasan Pemilihan Kebijakan Pengelolaan permodalan yang dilakukan BSI bertujuan untuk melindungi kemampuan Bank dalam mempertahankan kelangsungan usaha. Dengan demikian, Bank dapat tetap memberikan imbal hasil yang baik bagi pemegang saham dan manfaat bagi pemangku kepentingan lainnya serta mempertahankan struktur permodalan yang optimal untuk mengurangi biaya modal. Dalam menghitung kecukupan modal, Bank Syariah Indonesia mengacu kepada ketentuan dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.21/POJK.03/2014 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum Syariah. Pada tahun 2023, rasio kecukupan modal dengan memperhitungkan risiko kredit, operasional dan pasar mencapai 21,04%, meningkat dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 20,29%. Rasio tersebut masih di atas rasio kecukupan modal minimum dikaitkan dengan profil risiko Bank yang sebesar 9,99%. Struktur Modal Total modal Bank Syariah Indonesia yang terdiri dari modal inti dan modal pelengkap mengalami peningkatan sebesar 15,12% atau Rp 5,01 triliun dari Rp33,11 triliun pada tahun 2022 menjadi Rp38,12 triliun di tahun 2023. Peningkatan tersebut seiring dengan perolehan laba bersih di tahun 2023 yang mencapai Rp5,70 triliun. LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 181 Tinjauan Pendukung Bisnis Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Laporan Keuangan

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5