Sekilas Perusahaan Kehadiran PT Bank Syariah Indonesia Tbk ( (“Bank Syariah Indonesia”, “BSI”, “Bank”) yang secara resmi lahir pada 1 Februari 2021 atau 19 Jumadil Akhir 1442 H merupakan catatan sejarah baru bagi industri perbankan di Indonesia. Presiden Joko Widodo secara langsung meresmikan bank syariah terbesar di Indonesia tersebut di Istana Negara. Bank Syariah Indonesia merupakan bank hasil merger antara PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank Syariah Mandiri dan PT Bank BNI Syariah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengeluarkan izin merger tiga usaha bank syariah tersebut pada 27 Januari 2021 melalui surat Nomor SR-3/PB.1/2021. Selanjutnya, pada 1 Februari 2021, Presiden Joko Widodo meresmikan kehadiran BSI. Komposisi pemegang saham BSI adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 51,47%, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 23,24%, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 15,38%. Sisanya adalah pemegang saham yang masing-masing di bawah 5%. Penggabungan ini merupakan ikhtiar menyatukan kelebihan dari 3 (tiga) bank syariah tersebut, sehingga menghadirkan layanan yang lebih lengkap, jangkauan lebih luas, serta memiliki kapasitas permodalan yang lebih baik. Didukung sinergi dengan perusahaan serta komitmen pemerintah melalui Kementerian BUMN, BSI didorong agar dapat bersaing di tingkat global. BSI telah berhasil meningkatkan status Representative Office di Dubai, Uni Emirat Arab, menjadi Full Branch LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 70 Ikhtisar Kinerja Analisis dan Pembahasan Manajemen Laporan Manajemen Profil Perusahaan
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5