Uraian 2024 2023 Pertumbuhan Nominal % (1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3) ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Penjualan/pelepasan investasi pada surat berharga 103.380.752 111.080.068 (7.699.316) (6,93%) Perolehan surat berharga (92.955.821) (120.672.073) 27.716.252 (22,97%) Hasil penjualan aset tetap 1.274 5.521 (4.247) (76,92%) Perolehan aset tetap (2.935.755) (826.243) (2.109.512) 255,31% Perolehan aset tidak berwujud (1.144.967) (991.632) (153.335) 15,46% Kas bersih (digunakan untuk)/ diperoleh dari aktivitas investasi 6.345.483 (11.404.359) 17.749.842 155,64% ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Pembayaran liabilitas sewa (151.913) (134.742) (17.171) 12,74% Pembayaran dividen (855.561) (426.018) (429.543) 100,83% Pembayaran pembiayaan berjangka mudharabah (7.778.995) (781.307) (6.997.688) 895,64% Penerimaan pembiayaan berjangka mudharabah 8.001.935 776.250 7.225.685 930,85% Pelunasan surat berharga yang diterbitkan - (1.375.000) 1.375.000 (100,00%) Surat berharga yang diterbitkan 3.015.731 203.759 2.811.972 1.380,05% Liabilitas kepada Bank Indonesia 6.517.809 11.900.055 (5.382.246) (45,23%) Kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan 8.749.006 10.162.997 (1.413.991) (13,91%) KENAIKAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS 21.906.750 799.673 21.107.077 2.639,46% KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 40.021.092 39.221.419 799.673 2,04% KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 61.927.842 40.021.092 21.906.750 54,74% Kas dan setara kas akhir tahun terdiri dari: Kas 8.080.689 5.255.841 2.824.848 53,75% Giro dan penempatan pada Bank Indonesia 49.966.279 32.440.778 17.525.501 54,02% Giro dan penempatan pada bank lain 3.880.874 2.324.473 1.556.401 66,96% JUMLAH 61.927.842 40.021.092 21.906.750 54,74% Arus Kas dari Aktivitas Operasi Kas bersih dihasilkan dari aktivitas operasi tahun 2024 sebesar Rp6,81 triliun, meningkat 233,77% dibandingkan dengan kas bersih dihasilkan dari aktivitas operasi tahun 2023 yang sebesar Rp2,04 triliun. Peningkatan terutama dari simpanan nasabah sebesar Rp4,69 triliun dan pendapatan penerimaan jual beli, bagi hasil, ijarah dan usaha utama lain sebesar Rp2,90 triliun. Arus Kas dari Aktivitas Investasi Kas bersih diperoleh dari aktivitas investasi tahun 2024 sebesar Rp6,35 triliun, berbanding terbalik dengan tahun 2023 yang mencatatkan kas bersih digunakan untuk aktivitas investasi sebesar negatif Rp11,40 triliun. Pada tahun 2024 lebih banyak melakukan penjualan/pelepasan dibandingkan dengan perolehan surat berharga sehingga kas bersih dari investasi lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2023. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan tahun 2024 sebesar Rp8,75 triliun, menurun 13,91% dibandingkan dengan kas bersih diperoleh dari aktivitas pendanaan tahun 2023 yang sebesar Rp10,16 triliun. Liabilitas kepada Bank Indonesia di tahun 2024 mengalami penurunan sebesar Rp5,38 triliun dibandingkan dengan tahun 2023 menjadi penyebab penurunan arus kas aktivitas pendanaan. PT Bank Syariah Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2024 189
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5