Laporan Tahunan 2021

Assalamu’alaikumwarahmatullahi wabarakatuh Pemegang saham dan para pemangku kepentingan lainnya yang kami hormati, P uji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT atas berkah dan rahmat- Nya, sehingga PT Bank Syariah Indonesia Tbk (“BSI”, “Bank”) mampu menuntaskan peristiwa yang sangat fundamental, yaitu proses merger yang berlangsung dengan sangat baik. Dengan demikian, saat ini BSI telah memiliki standardisasi yang seragam dan dapat melayani nasabah melalui single system . Kehadiran BSI tidak terlepas dari dukungan pemerintah yang hingga kini terus dirasakan oleh Bank. Atas dukungan yang besar tersebut, kami senantiasa mendorong manajemen agar BSI mampu memenuhi ekspektasi para pemangku kepentingan, memberikan manfaat bagi perekonomian nasional serta menjadi katalisator bagi ekosistem syariah. BSI hadir untuk melengkapi pilihan terhadap kebutuhan pelayanan jasa keuangan di negara dengan masyarakat yang majemuk ini. Dengan begitu, diharapkan tidak ada lagi dikotomi antara bank syariah dan bank konvensional, karena BSI hadir bukan hanya untuk umat Islam, tetapi untuk semua, demi kemajuan bersama. Kami berharap BSI menjadi lembaga penggerak dan dapat menyebarkan nilai- nilai Islam yang memberikan rahmat bagi seluruh alam, sehingga mampu menjadi inspirasi bagi semuapihak. Kami akan selaluberupaya agar BSImampuuntuk terus memberikan kinerja terbaiknya serta senantiasa merangkul seluruh masyarakat dan memberikan nilai lebih bagi para pemangku kepentingan. Pandangan terhadap Kondisi Ekonomi dan Industri Dalam pandangan Dewan Komisaris, tahun 2021 merupakan tahun pemulihan bagi perekonomian Indonesia setelah pandemi COVID-19 memberikan efek yang sangat berat bagi perekonomian nasional. Bahkan pada semester II-2021 pertumbuhan ekonomi mencapai 7,07% (yoy), setelah mengalami kontraksi berturut-turut selama 4 (empat) kuartal. Namun pada kuartal III-2021, pertumbuhan ekonomi melambat menjadi 3,51% (yoy). Hal tersebut, antara lain, merupakan implikasi dari pemberlakuan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang diterapkan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19 varian Delta di Tanah Air. Untuk sektor perbankan, di tengah kondisi ekonomi yang menantang, pertumbuhan industri perbankan syariah terbukti lebih tangguh ( resilient ). Dari sisi aset, Pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga (DPK), pertumbuhan perbankan syariah berada di atas pertumbuhan perbankan nasional. Pada September 2021 misalnya, aset perbankan syariah tumbuh sebesar 12,24% (yoy), sedangkan perbankan nasional sebesar 7,46%. 40 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5