Laporan Tahunan 2021
Metode dan Lingkup Due Diligent terhadap Dampak Sosial, Ekonomi dan Lingkungan Pelaksanaan tanggung jawab sosial merupakan salah satu upaya penting dalam menciptakan bisnis keberlanjutan BSI yang berorientasi pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kegiatan tersebut diharapkan memberikan dampak positif dan mengurangi dampak negatif pada setiap kegiatan yang dijalankan. Bank telah memiliki metode due diligence untuk setiap core subject CSR, yang meliputi: 1. Survei kepuasan pegawai dan nasabah. 2. Peningkatan kompetensi pegawai terkait CSR dan keuangan berkelanjutan melalui pelatihan yang diselenggarakan oleh BSI Corporate University bekerja sama dengan lembaga mitra yang ahli di bidang CSR dan keuangan berkelanjutan. 3. Pelaksanaan pedoman Bank dalam penyaluran pembiayaan dalam pemenuhan aspek Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) pada segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), komersial serta korporasi. Pemangku Kepentingan yang Terdampak Dari kegiatan due diligence tersebut, Bank telah memetakan siapa saja Pemangku Kepentingan yang terdampak dari kegiatan bisnis Bank, yaitu individu atau kelompok yang dapat mempengaruhi atau terpengaruh oleh aktivitas dan layanan jasa perbankan serta kinerja Bank. Adapun pemangku kepentingan yang signifikan terdampak atau berpengaruh pada dampak dari kegiatan perusahaan adalah sebagai berikut: PEMANGKU KEPENTINGAN BASIS IDENTIFIKASI TOPIK UTAMA Pemegang Saham dan Investor Tanggung jawab, Pengaruh • Mempertahankan dan meningkatkan nilai usaha sesuai harapan pemegang saham. • Menghormati hak-hak dan tanggung jawab pemegang saham sesuai peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain yang berlaku. Nasabah Ketergantungan • Memberikan layanan dengan kualitas yang melebihi harapan pelanggan dan meningkatkan nilai bagi pelanggan. • Kerahasiaan data. • Memperluas jaringan dan jenis layanan. Pegawai Ketergantungan • Kesetaraan dan perlakuan yang adil. • Tidak berlaku diskriminasi. • Menjamin keamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja. • Memberikan hak-hak sesuai ketentuan yang berlaku. Pemerintah dan Pembuat Kebijakan Pengaruh • Menjaga hubungan yang harmonis dengan regulator. • Seluruh insan Bank Syariah Indonesia tunduk dan mematuhi hukum, • Perundangan, dan peraturan bisnis yang berlaku. Bank Syariah Indonesia melaporkan secara rutin kepada Pemerintah sebagai regulator. Mitra Kerja Ketergantungan • Mekanisme pengadaan secara adil dan transparan. • Sistem seleksi dan evaluasi secara objektif dalam pemilihan mitra. • Tidak ada pungutan biaya apapun dalam proses pengadaan. Industri Sejenis (Bank Syariah Lainnya) Pengaruh • Terciptanya iklim persaingan usaha yang sehat. • Kerja sama di antara sesama industri keuangan syariah. • Pertemuan rutin di antara sesama pelaku bisnis. Masyarakat Pengaruh, Tanggung Jawab • Menjalin hubungan yang serasi dan harmonis dengan masyarakat sekitar wilayah operasi. • Pemberdayaan potensi masyarakat dengan memberi sustainable value . Lingkungan Tanggung Jawab • Berperan aktif dalammengurangi dampak operasional perusahaan terhadap kerusakan lingkungan. • Berperan aktif dalam kegiatan pelestarian lingkungan. Isu-isu Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan Penting BSI membentuk forum diskusi sebagai upaya menentukan isu sosial, ekonomi dan lingkungan penting yang berpengaruh signifikan bagi Bank. Proses penentuan isu-isu penting yang menjadi perhatian pemangku kepentingan dilakukan sesuai dengan prinsip stakeholders inclusiveness (keterlibatan pemangku kepentingan) dengan melibatkan karyawan melalui forum diskusi dan penyebaran kuesioner. Penentuan isu penting juga dilakukan dengan melibatkan masyarakat secara aktif dengan mekanisme bottom-up dan melakukan kemitraan dengan Pemangku Kepentingan lain, sehingga program dapat terealisasi dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal. 518 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021
Made with FlippingBook
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5