198 LAPORAN TAHUNAN 2022 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk Analisis dan Pembahasan Manajemen Laporan Manajemen Profil Perusahaan Ikhtisar Kinerja Kinerja Segmen Mikro (Rp Juta) Uraian 2022 2021 Pertumbuhan (Rp) (%) Total Pembiayaan 18.740.411 16.275.013 2.465.398 15,15% NPF % 2,84% 3,41% - -0,56% Total DPK 1.506.242 1.467.701 38.541 2,63% Pendapatan Pengelolaan Dana Bersih* 1.091.279 1.215.937 (124.658) -10,25% Pendapatan Usaha Lainnya 7.247 1 7.246 - Beban Usaha (572.157) (512.126) 60.031 11,72% Beban CKPN (380.900) (143.533) 237.367 165,37% Laba setelah Zakat dan Pajak 112.057 409.704 (297.647) -72,65% * Termasuk komponen internal transfer pricing antar segmen operasi C. SEGMEN KONSUMER Segmen usaha konsumer fokus pada tujuan konsumtif/multiguna antara lain melayani produk griya, multiguna, kendaraan, pensiunan, kartu pembiayaan, cicil emas dan gadai emas, pembiayaan program pemerintah. Hingga berakhirnya tahun buku 2022, produk dan layanan yang diberikan oleh segmen usaha konsumer seperti diuraikan dalam tabel di bawah ini. Produk Uraian BSI Griya Fasilitas pembiayaan untuk tujuan pembelian rumah tinggal/rumah toko/rumah kantor, maupun pembangunan rumah dengan kondisi rumah baru, rumah second, atau kavling siap bangun. BSI Oto Fasilitas pembiayaan untuk tujuan pemilikan kendaraan bermotor, baik roda 2 maupun roda 4. BSI KPR Sejahtera Fasilitas pembiayaan yang diterbitkan oleh Bank Syariah Indonesia dengan dukungan FLPP dan disalurkan kepada MBR dalam rangka pemilikan rumah sejahtera susun. BSI Mitraguna Berkah Fasilitas pembiayaan yang diberikan kepada ASN dan pegawai tetap perusahaan/Lembaga negara/ Yayasan/ badan usaha lainnya baik dilakukan dalam pengajuan massal maupun perorangan. BSI Pensiun/Pra Pensiun Berkah Fasilitas pembiayaan yang diberikan kepada para penerima manfaat pensiun bulanan melalui BSI sebagai kantor bayar, atau pun pegawai ASN yang akan memasuki masa pensiun. STRATEGI TAHUN 2022 1. Fokus target nasabah pada pegawai, PNS/ASN, BUMN terpilih, Rumah Sakit terpilih, Swasta terpilih, pensiun TASPEN dan pensiun ASABRI. 2. Memperluas channel pemasaran konsumer melalui platform digital, developer, maupun mitra pihak ketiga. 3. Mempercepat proses bisnis dan meningkatkan customer solution untuk memenuhi kebutuhan nasabah. 4. Memperkuat kolaborasi dengan wholesale dan funding untuk menggarap pegawai dari perusahaan atau instansi. KINERJA Segmen konsumer mencatatkan pertumbuhan pembiayaan tertinggi, pada tahun 2022 pembiayaan segmen konsumer mencapai Rp112,88 triliun, naik 29,29% dibandingkan tahun 2021 yang sebesar Rp87,30 triliun. Perolehan DPK juga mengalami peningkatan dari Rp144,20 triliun di tahun 2021 menjadi Rp163,56 triliun di tahun 2022. Profitabilitas segmen konsumer juga mencatatkan peningkatan yang cukup tinggi. Pada tahun 2022 laba bersih segmen konsumer mencapai Rp3,59 triliun, naik Rp1,56 triliun dari tahun 2021 yang sebesar Rp2,04 triliun. Pertumbuhan pembiayaan yang tinggi berdampak pada meningkatnya pendapatan pengelolaan dana bersih yang naik sebesar Rp1,72 triliun. Pendapatan usaha lainnya juga tercatat mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2021 yaitu dari Rp395,36 miliar menjadi Rp620,92 miliar di tahun 2022.
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5