Laporan Tahunan 2022

251 LAPORAN TAHUNAN 2022 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk Penunjang Bisnis Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Laporan Keuangan Teknologi Informasi (TI) saat ini telah menjadi salah satu penggerak bisnis Bank, terutama dalam penyediaan teknologi dan infrastruktur yang modern untuk mendukung terobosan bisnis sesuai kebutuhan pasar. Teknologi informasi yang cepat, tepat, dan andal dihadirkan untuk mendukung Bank Syariah Indonesia mencapai visi menjadi “Top 10 Bank Syariah Global” berdasarkan kapitalisasi pasar pada tahun 2025. Bank Syariah Indonesia telah berhasil melakukan penggabungan sistem (single system) dari 3 (tiga) bank legacy pada 1 November 2021. Pada tahun 2022, BSI fokus untuk memperkuat stabilitas sistem dan menyiapkan landasan digital untuk kedepannya. Bank melakukan transformasi dengan menyiapkan teknologi terkini yang siap untuk pengembangan di masa depan. Dilakukan digitalisasai proses untuk meningkatkan layanan bank melalui jaringan kantor. Pada sisi layanan digital dilakukan pengembangan dengan metode agile yang cepat merespon kebutuhan pasar. Profil Kepala TI Organisasi pengelolaan TI dipimpin oleh Direktur Teknologi Informasi, Achmad Syafii. Profil lengkapnya disajikan pada bab “Profil Perusahaan”. Organisasi Pengelola Organisasi pengelolaan TI di lingkungan BSI berada di bawah Direktorat IT, yang didukung oleh struktur di bawahnya: IT Strategic Planning Group (ISG), IT Operation Group (IOG), IT Development Group (IDG), dan Chief Information Security Officer Group (CSO). IOG menjalankan tugas operasional TI, sementara aktivitas perencanaan strategi dilakukan oleh ISG. Sedangkan pengembangan TI dilakukan oleh IDG dan pengamanan informasi dijalankan oleh CSO. Unit kerja yang mencakup di dalamnya Senior Executive Vice President (SEVP) Digital Banking menjalankan pengembangan produk dan digital perbankan. Namun demikian, implementasi operasional TI yang dimulai dari perencanaan, pengembangan dan penanganan masalah, menjadi tanggung jawab dari unit kerja ISG, IDG, IOG dan CSO. Rincian pembagian peran dan tanggung jawab organisasi TI diuraikan dalam tabel berikut. Unit Kerja Peran dan Tanggung Jawab IT Strategic Planning Group 1. Memastikan perencanaan, Arsitektur TI dan pelaksanaan proyek inisiatif strategis TI yang sesuai dengan rencana Bank. 2. Memastikan terhadap pelaksanaan project sesuai dengan scope, time line dan budget yang tersedia. 3. Memastikan terlaksana tata kelola TI yang baik 4. Perencanaan Capacity Planning Infrastruktur TI IT Operation Group 1. Memastikan ketersediaan infrastruktur TI dan kelangsungan operasional. 2. Melaksanakan business continuity management - disaster recovery plan. 3. Menjaga ketersediaan jaringan untuk mengelola operasional. IT Development Group 1. Memastikan pelaksanaan aktivitas pengembangan TI sesuai dengan rencana strategi bisnis dan rencana bisnis bank serta sesuai ketentuan Bank. 2. Memastikan pelaksanaan pengembangan TI mencakup mengelola spesifikasi fungsional dan teknis, mendefinisikan dan merancang solusi, mengelola developers, mengelola development dan unit testing, menyediakan support untuk application deployment/releases sesuai dengan kebijakan dan prosedur TI. 3. Memastikan pelaksanaan perencanaan (design), pengembangan (development), system integration test dan perbaikan/penyempurnaan platform. Chief Information Security Officer Group 1. Bertanggung jawab terhadap keamanan informasi TI, termasuk di dalamnya berperan dalam proses perencanaan dan pengembangan TI dari sisi keamanan informasi. 2. Menangani insiden keamanan informasi (proteksi, response, dan recovery cyber security).

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5