252 LAPORAN TAHUNAN 2022 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk Laporan Manajemen Profil Perusahaan Ikhtisar Kinerja Analisis dan Pembahasan Manajemen Roadmap di Bidang TI Perencanaan dan pengembangan TI BSI dalam hal ini teknologi dan infrastruktur sesuai dengan visi Bank untuk mendukung strategi BSI 2023 yang salah satunya terkait dengan core banking system dan digital bank. Dalam mendukung strategi BSI tersebut dengan menerapkan dan mengimplementasikan yang tercantum pada 7+ IT Stars (Strategic Action dan Programs) di antaranya: 1. Security, Risk and Fraud Menetapkan dan meningkatkan perimeter keamanan, manajemen risiko, penipuan & AML untuk melindungi transaksi dan proses nasabah dan perbankan. 2. Core system modernization Pelaksanaan inisiatif modernisasi core banking untuk menyederhanakan sistem core banking, meningkatkan fungsi core, dan memungkinkan core banking generasi berikutnya mendukung produk dan layanan perbankan yang kaya. 3. Infrastructure & Connectivity Pembentukan dan peningkatan infrastruktur dan alat konektivitas, aplikasi dan hardware yang menggabungkan berbagai teknologi untuk mendukung bisnis bank. 4. Integrated data management monitoring and reporting Pembentukan dan peningkatan enterprise data warehouse dan big data analisis untuk mengaktifkan data-as-a-service serta alat manajemen informasi yang digunakan karyawan untuk melakukan pemantauan dan pelaporan secara mandiri. 5. Organization, Corporate Support & Internal Improvements Pembentukan dan peningkatan fungsi inti perusahaan untuk mendukung operasional bank dan proses internal serta perbaikan organisasi. 6. Unified Platform & Customer 360 Penggunaan satu platform utama untuk menampung seluruh kapabilitas alur kerja yang dibantu oleh peningkatan pusat data dan layanan nasabah terpadu (customer relationship) pada area sales, marketing, dan campaign management untuk meningkatkan engagement pada nasabah. 7. Digital Expansion & Open Banking Peningkatan, dan perluasan jaringan distribusi digital, sales, layanan omni-channel termasuk dengan peningkatan kapabilitas integrasi dengan berbagai metode dan strategi untuk memungkinkan open banking dengan konektivitas tanpa batas dan aman secara internal dan eksternal. 8. Environment, Social & Governance (ESG) Pelaksanaan strategi berkelanjutan perusahaan dalam melakukan pengembangan (investasi) yang memberikan nilai tambah di aspek lingkungan, sosial, governance (tata kelola perusahaan) serta dapat menjadi pelopor (agent of change) ekonomi syariah di Indonesia. Tata Kelola di Bidang TI Proyek pengembangan TI dan software pada umumnya mempergunakan metode waterfall. Pada metode ini dilakukan pembagian fase yang pengerjaan proyeknya dimulai dari requirement, design, development, testing, Release Control Board (RCB), deployment ke environment production, hingga Post Implementation Review (PIR). Metode ini umumnya digunakan untuk proyek TI yang besar dengan perubahan yang relatif jarang. Selain metode waterfall, juga diterapkan metode agile untuk aplikasi yang membutuhkan kecepatan time to market, seperti mobile banking, internet banking dan API. Metode ini dijalankan dengan menggunakan pembagian sprint dengan target di setiap sprint. Framework yang digunakan dalam agile methodology di BSI adalah Scrum. Investasi di Bidang TI Pada Tahun 2022, BSI telah melakukan investasi dengan total alokasi anggaran sebesar Rp266 miliar yang diperuntukan untuk pemenuhan kapabilitas Digital Banking, Enterprise & Surrounding Application, Digitalisasi & Office Automation, Enhancement fitur pada aplikasi existing serta belanja infrastruktur TI dan perangkat security. Tujuannya adalah dalam rangka peningkatan kapasitas dan kapabilitas TI.
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5