Laporan Tahunan 2022

491 LAPORAN TAHUNAN 2022 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Laporan Keuangan Penunjang Bisnis Kriteria yang Digunakan Dalam CGPI 2021 dengan tema Membangun Ketangguhan Perusahaan dalam kerangka GCG menggunakan aspek penilaian sebagai berikut: Aspek Struktur Tata Kelola, dimaknakan sebagai Kelengkapan organ, struktur dan infrastruktur untuk membangun sistem ketangguhan perusahaan terhadap dinamika perubahan sesuai tata nilai, prinsip dan aturan tata kelola dalam rangka menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan secara etika dan bermartabat. Aspek Proses Tata Kelola, dimaknakan sebagai Sistem dan Mekanisme operasional yang efektif dan efisien untuk membangun sistem ketangguhan perusahaan terhadap dinamika perubahan sesuai tata nilai, prinsip dan aturan tata kelola dalam rangka menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan secara etikal dan bermartabat. Aspek Hasil Tata Kelola, dimaknakan sebagai Kualitas capaian dan manfaat yang berhasil guna dan berdaya guna untuk membangun sistem ketangguhan perusahaan terhadap dinamika perubahan sesuai tata nilai, prinsip dan aturan tata kelola dalam rangka menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan secara etikal dan bermartabat. Pihak yang Melakukan Penilaian IICG – The Indonesian Institute for Corporate Governance Hasil Penilaian PT Bank Syariah Indonesia Tbk Struktur Tata Kelola (25,22) Proses Tata Kelola (34,35) Hasil Tata Kelola (30,43) 90,00 (Sangat Terpercaya) ASEAN Corporate Governance Scorecard Dalam rangka melanjutkan proses penyempurnaan Tata Kelola serta wujud komitmen dan konsistensi atas penerapannya, Bank Syariah Indonesia melakukan penyelarasan praktik Tata Kelola dengan mengadopsi prinsip-prinsip yang dikembangkan oleh Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) serta telah disepakati oleh ASEAN Capital Market Forum (ACMF), yang disebut ASEAN Corporate Governance (CG) Scorecard. Kriteria yang Digunakan ASEAN CG Scorecard digunakan untuk menilai praktik Tata Kelola Perusahaan terbuka di negara ASEAN. Penilaian didasarkan pada informasi publik yang tersedia antara lain Laporan Tahunan, Laporan Keuangan Audited, Sustainability Report, Pengumuman dan Pemanggilan Rapat Umum Pemegang Saham, Website Perusahaan serta informasi-informasi publik lainnya. Adapun komponen penilaian ASEAN CG Scorecard adalah sebagai berikut: a. Hak-hak Pemegang Saham b. Perlakuan yang Setara terhadap Pemegang Saham c. Peran Pemangku Kepentingan d. Pengungkapan dan Transparansi e. Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris Pihak yang Melakukan Penilaian Penilaian dilakukan oleh ACMF melalui Domestic Ranking Body (DRB) yang ditunjuk oleh regulator masing-masing negara sebagai perwakilan di setiap negara peserta. DRB melakukan penilaian di skala nasional, untuk selanjutnya dilakukan peer review oleh DRB negara anggota ASEAN yang lain. Sejak tahun 2016, OJK menunjuk PT RSM Indonesia Konsultan (RSM) sebagai DRB untuk melakukan penilaian di Indonesia. Hasil Penilaian Bank Syariah Indonesia termasuk dalam Top 50 Big Capitalization Public Listed Company dalam 13th IICD Corporate Governance Conference and Award 2022, di mana penilaian yang digunakan berdasarkan ASEAN CG Scorecard (ACGS)

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5