Laporan Tahunan 2024

pembiayaan perbankan. Sejumlah kebijakan makroprudensial BI, seperti Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) juga ditingkatkan pada tahun 2024 untuk mendorong kredit/pembiayaan kepada sektor prioritas (termasuk hilirisasi, perumahan, pariwisata, dan ekonomi kreatif), serta untuk meningkatkan inklusi keuangan dan ekonomi keuangan hijau. Hingga Desember 2024, kredit perbankan tumbuh 10,30% yoy mencapai Rp7.995 triliun. Kredit investasi menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan 13,56% yoy, kredit konsumsi tumbuh 10,56% yoy, dan kredit modal kerja tumbuh 8,24% yoy. Kualitas kredit tetap terkendali, dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) gross sebesar 2,26% dan NPL nett 0,74%. Loan at Risk (LaR) menunjukkan perbaikan dengan penurunan ke level 9,28%, lebih rendah dibandingkan sebelum pandemi (9,93% pada Desember 2019). Profitabilitas perbankan juga tetap terjaga, dengan Return on Assets (ROA) mencapai 2,67%. Sementara itu, permodalan perbankan tetap kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 26,69%, memberikan bantalan yang memadai dalam menghadapi ketidakpastian global. Sumber: Statistik Perbankan Indonesia Desember 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Februari 2025 Analisis Industri Perbankan Syariah Perbankan syariah menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2024. Total aset perbankan syariah mencapai Rp980,29 triliun, tumbuh 9,88% yoy dengan pangsa pasar sebesar 7,72% pada Desember 2024. Pembiayaan syariah meningkat 9,92% yoy menjadi Rp643,55 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 10,09% yoy menjadi Rp753,6 triliun. Likuiditas perbankan syariah tetap memadai, tercermin dari rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) sebesar 154,52% dan Alat Likuid/Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 32,09%, jauh di atas batas minimum. Capital Adequacy Ratio (CAR) perbankan syariah tercatat sebesar 25,30%. Profitabilitas perbankan syariah tetap terjaga dengan Return on Assets (ROA) sebesar 2,04%. Risiko pembiayaan tetap terkendali, dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) gross sebesar 2,12% dan NPF nett sebesar 0,79%. Perbankan syariah juga terus beradaptasi dengan penguatan ekosistem keuangan syariah melalui berbagai kebijakan strategis. Untuk memperkuat daya saing dan pengembangan perbankan syariah, OJK telah menetapkan lima fokus utama untuk pengembangan perbankan syariah periode 2024–2025. Fokus tersebut meliputi konsolidasi Bank Syariah, pembentukan Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), penyusunan pedoman untuk inovasi produk, penguatan peran Bank Syariah dalam ekosistem ekonomi syariah, serta peningkatan kontribusi Bank Syariah dalam pengembangan UMKM. Untuk mendukung strategi ini, OJK telah meluncurkan tiga pedoman produk baru yang dirancang untuk memperluas dan memperkuat portofolio produk perbankan syariah. Pedoman tersebut mencakup Produk Pembiayaan Mudharabah, Implementasi Shariah Restricted Investment Account (SRIA) dengan akad Mudharabah Muqayyadah, serta Implementasi Cash Waqf Linked Deposit (CWLD). Ketiga pedoman ini diharapkan dapat mendorong inovasi, meningkatkan daya saing, dan memperkuat posisi perbankan syariah di pasar nasional. Sumber: Statistik Perbankan Indonesia Desember 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Februari 2025 Analisis Posisi BSI dalam Industri Perbankan Perbandingan kinerja BSI terhadap industri perbankan syariah dan industri perbankan disajikan sebagai berikut. Tabel Kinerja Industri Perbankan, Industri Perbakan Syariah dan BSI (dalam miliar) Kinerja Industri Perbankan Industri Perbankan Syariah BSI Desember 2024 Desember 2023 Pertumbuhan Desember 2024 Desember 2023 Pertumbuhan Desember 2024 Desember 2023 Pertumbuhan miliar miliar % miliar miliar % miliar miliar % Aset 12.690.663 11.983.999 5,90% 980.295 892.163 9,88% 408.613 353.624 15,55% Pembiayaan 7.994.621 7.248.059 10,30% 643.546 585.461 9,92% 278.481 240.316 15,88% Pendanaan 8.997.539 8.611.108 4,49% 753.599 684.519 10,09% 327.454 293.776 11,46% Sumber: - Statistik Perbankan Indonesia Desember 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Februari 2025 (diolah) - Laporan Keuangan BSI Desember 2024 (diolah) ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ATAS KINERJA BANK PT Bank Syariah Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2024 162

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5