Laporan Tahunan 2024

Strategi Bank Untuk mendorong pengembangan kapabilitas dan pencapaian bisnis, maka fokus strategis yang dijalankan BSI pada tahun 2024 adalah sebagai berikut: 1. Pertumbuhan Bisnis yang Sehat dan Sustain BSI akan terus menjalankan strategi yang terbukti memberikan nilai tambah kepada kinerja bank yaitu mengelola pertumbuhan pembiayaan secara sehat dan sustain, dengan menyasar segmen yang memiliki kualitas baik dengan imbal hasil yang optimal seperti konsumer, gadai, dan cicil emas. BSI juga akan terus memperkuat pendanaan dengan meningkatkan akuisisi payroll, tabungan wadiah, tabungan bisnis, dan tabungan haji serta peningkatan fee based income. 2. Optimalisasi DPK dan Liquidity Management Untuk menjaga likuiditas di level optimal dengan profitabilitas yang terjaga, BSI akan melakukan strategi ekspansi dana ritel khususnya pada produk tabungan, menjaga konsentrasi deposan inti, dan menggali peluang pendanaan lainnya seperti dengan penerbitan sukuk. 3. Penetrasi Ecosystem BSI akan mempercepat pertumbuhan bisnis melalui fokus penetrasi pada 6 (enam) ecosystem unggulan antara lain household, education, spiritual and charity, government spending, healthcare, dan investment dengan menawarkan produk dan jasa yang memenuhi kebutuhan nasabah. 4. Digital and Transaction Banking BSI akan terus meningkatkan digitalisasi pada bisnis bank melalui peningkatan user aktif mobile banking, shifting transaksi dari cabang ke channel elektronik dan digital, serta digitalisasi business process untuk mempercepat SLA layanan nasabah dan peningkatan fee based income Bank. Selain itu, BSI berusaha untuk menerapkan customer centric organization dengan cara memahami customer profile lebih baik sehingga dapat memberikan solusi produk dan layanan yang lebih komprehensif melalui penguatan data analytic, peningkatan digital adoption, dan intensifikasi terhadap nasabah eksisting. 5. Peningkatan Efisiensi dan Produktivitas BSI akan melanjutkan penataan jaringan khususnya penataan jaringan kantor yang masih berdekatan (overlapping), pemerataan sebaran lokasi (coverage), dan evaluasi kantor berkinerja rendah. Untuk meningkatkan produktivitas pegawai, BSI akan melakukan redeployment pegawai dari unit support/service/operation ke unit bisnis disertai dengan upskilling dan reskilling kapabilitas pegawai. Untuk mendukung pelaksanaan 5 (lima) fokus strategi di atas, BSI akan melakukan penguatan fundamental enablers yaitu penguatan manajemen organisasi, stabilisasi dan upgrade Core Banking, peningkatan keamanan siber IT, penguatan keamanan jaringan dan informasi, melakukan pengembangan dan operasional TI, kerjasama dengan pihak ketiga untuk memenuhi kriteria jaminan pengamanan dan kerahasiaan data, penyusunan prosedur Business Continuity Management (BCM), dan implementasi prinsip Environmental, Social, Governance, Risk and Compliance (ES-GRC) untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Dalam rangka menggarap potensi pasar global, BSI telah mendirikan Kantor Cabang di Dubai. Selain itu, BSI berencana akan melakukan pembukaan jaringan kantor luar negeri di Saudi Arabia dengan tujuan mengoptimalkan bisnis haji dan umrah. Sebagai salah satu strategi optimalisasi likuiditas jangka panjang, BSI akan melakukan penerbitan surat berharga berkelanjutan sebanyak-banyaknya Rp10 triliun yang akan diterbitkan secara berkala sesuai dengan kebutuhan Bank. Selain itu, BSI akan menggali peluang untuk tumbuh secara anorganik antara lain melalui integrasi dengan unit usaha syariah, kolaborasi dengan pihak ketiga dalam bentuk joint venture, strategic partnership, maupun equity participation. Aspek Pemasaran Strategi Pemasaran Menuju tahun ke 4 (empat) pasca merger dari tiga Bank Syariah terbesar di Indonesia, yaitu Bank Syariah Mandiri, BSI Syariah dan Bank BRI Syariah, Bank Syariah Indonesia (BSI) menajamkan kehadirannya untuk menjadi Bank Syariah pilihan utama masyarakat Indonesia berdampingan dengan bank umum lainnya. Kehadiran BSI yang mudah ditemui baik offline maupun online, maupun melalui materi promosi dan iklan, membuat BSI semakin dikenal di masyarakat. Saat ini BSI pun sudah meluncurkan superapp baru yaitu Byond by BSI yang memberikan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi dan menggunakan layanan perbankan. Tahun 2024 BSI menargetkan pertumbuhan Brand Equity ke angka 0.9 dan Brand Awareness di angka 21% Tinjauan Operasional ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ATAS KINERJA BANK PT Bank Syariah Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2024 164

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5