Treasury Banking dan Kantor Pusat Treasury Banking dan Kantor Pusat merupakan segmen lainnya yang saat ini meliputi: • Treasury Banking Terkait dengan kegiatan treasury Bank termasuk transaksi valuta asing, money market, fixed income, bisnis perbankan internasional, pasar modal, supervisi Kantor Luar Negeri. • Kantor Pusat Terkait dengan pengelolaan aset dan liabilitas selain yang telah dikelola oleh segmen operasi lainnya termasuk menerima alokasi biaya atas penyediaan jasa servis secara sentralisasi kepada segmen lainnya serta pendapatan/biaya yang tidak teralokasi ke pelaporan segmen lainnya. Penjelasan masing-masing produk Treasury Banking dan Kantor Pusat telah disajikan pada bagian Profil Sub Bab Produk dan Jasa dalam Laporan Tahunan ini. KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN INOVASI TREASURY BANKING Pada tahun 2024, Treasury Global Market BSI mendapatkan beberapa penghargaan atas kinerja dan kontribusi di pasar keuangan, yaitu: 1. Bank Syariah Pendukung Pengendalian Moneter terbaik dari Bank Indonesia. 2. Bank terbaik sebagai Peserta Sistem BI-RTGS dan BI-SSSS pada KBMI 3 dan 4. 3. Award dari Alpha Southeast Asia sebagai Best Sukuk Mudharabah issuance in SouthEast Asia 2024 4. IDX SPPA Award 2024 Rising Star of The Year - Bank Category. STRATEGI TREASURY BANKING TAHUN 2024 Strategi Treasury Banking dan Kantor Pusat pada tahun 2024 adalah sebagai berikut: 1. Memperluas jumlah nasabah dan counterpart serta meningkatkan volume transaksi sekunder di pasar uang syariah dan pasar SBSN dan menjadi market maker di pasar domestik. 2. Diversifikasi Investasi dan manajemen aktif pada portofolio pasar uang dan pasar modal untuk meningkatkan yield. 3. Kolaborasi marketing produk Treasury dengan Divisi Wealth Management, Corporate Banking dan Jaringan. 4. Penerbitan sustainability sukuk sebagai alternatif pendanaan stabil Non-DPK. 5. Meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui targeted training, forum knowledge sharing dan sertifikasi dealer. PRODUKTIVITAS, PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS TREASURY BANKING DAN KANTOR PUSAT Informasi produktivitas, pendapatan dan profitabilitas segmen Treasury Banking dan Kantor Pusat dalam dua tahun terakhir disajikan sebagai berikut. Tabel Kinerja Segmen Treasury Banking dan Kantor Pusat (dalam jutaan Rupiah) Uraian 2024 2023 Pertumbuhan Nominal % (1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3) Pendapatan Pengelolaan Dana Bersih 1.707.162 1.861.513 (154.351) (8,29%) Pendapatan Usaha Lainnya 2.726.319 2.062.340 663.979 32,20% Beban Usaha (5.116.149) (4.380.169) (735.980) 16,80% Beban CKPN 97.856 2.721 95.135 3.496,32% Pendapatan pengelolaan dana bersih Segmen Ritel tahun 2024 sebesar Rp13,46 triliun meningkat 8,96% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp12,35 triliun. Pendapatan usaha lainnya juga mengalami peningkatan sebesar Rp578,05 miliar atau 34,41% dibandingkan dengan tahun 2023. Peningkatan tersebut berdampak pada peningkatan laba setelah zakat dan pajak sebesar 21,90%, dari Rp4,87 triliun pada tahun 2023 menjadi Rp5,93 triliun pada tahun 2024. PROSPEK USAHA DAN STRATEGI RITEL TAHUN 2025 Prospek usaha dan strategi ke depan tahun 2025 yang dilakukan oleh Segmen Ritel antara lain sebagai berikut: 1. Optimalisasi yield. 2. Meningkatkan dana pihak ketiga dan fee based income. 3. Menjaga kualitas pembiayaan. 4. Optimalisasi pendapatan recovery. 5. Fokus pada tabungan haji untuk nasabah payroll dan tabungan bisnis melalui segmen pebisnis. ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ATAS KINERJA BANK PT Bank Syariah Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2024 176
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5