Laporan Tahunan 2024

PRODUKTIVITAS, PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS RITEL Informasi produktivitas, pendapatan dan profitabilitas segmen Ritel dalam dua tahun terakhir disajikan sebagai berikut. Tabel Kinerja Segmen Ritel (dalam jutaan Rupiah) Uraian 2024 2023 Pertumbuhan Nominal % (1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3) Total Pembiayaan 201.263.437 172.805.028 28.458.409 16,47% NPF % 1,76% 1,78% - (0,02%) Total DPK 205.226.059 185.573.903 19.652.156 10,59% Pendapatan Pengelolaan Dana Bersih 13.455.386 12.349.295 1.106.091 8,96% Pendapatan Usaha Lainnya 2.257.932 1.679.885 578.047 34,41% Beban Usaha (6.208.730) (5.495.768) (712.962) 12,97% Beban CKPN (1.757.475) (2.155.440) 397.965 (18,46%) Laba Setelah Zakat dan Pajak 5.934.732 4.868.547 1.066.185 21,90% Total pembiayaan Segmen Ritel tahun 2024 sebesar Rp201,26 triliun, meningkat 16,47% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp172,81 triliun. Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi kontribusi pertumbuhan Ritel Konsumer sebesar Rp21,34 triliun. Demikian pula dengan pendanaan Segmen Ritel tahun 2024 yang tumbuh 10,59% dari Rp185,57 triliun di tahun 2023 menjadi Rp205,23 triliun di tahun 2024. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan pertumbuhan tabungan sebesar Rp15,61 triliun. Ritel Segmen Ritel saat ini meliputi: • Ritel Small Medium Enterprise (SME) Melayani badan usaha swasta berbentuk badan hukum dan non badan hukum untuk tujuan produktif, modal kerja dan investasi. • Ritel Mikro Ditujukan untuk melayani nasabah individual dan pengusaha mikro, termasuk di dalamnya adalah penyaluran pembiayaan bersubsidi untuk mendukung program pemerintah dalam memberdayakan usaha masyarakat. • Ritel Konsumer Melayani perorangan untuk tujuan konsumtif/multiguna (antara lain produk griya, multiguna, kendaraan, pensiunan, kartu pembiayaan, cicil emas dan gadai emas, pembiayaan program pemerintah). Penjelasan masing-masing produk Ritel telah disajikan pada bagian Profil Sub Bab Produk dan Jasa dalam Laporan Tahunan ini. KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN INOVASI RITEL Keunggulan kompetitif dan inovasi Segmen Ritel antara lain sebagai berikut: 1. Contribution margin SME terhadap laba BSI meningkat menjadi 8%. 2. Outstanding SME tumbuh sebesar 12%. 3. Kualitas pembiayaan SME terus membaik setiap tahunnya. 4. Layanan perbankan yang mudah melalui BYOND by BSI dan terjangkau dengan bebas biaya administrasi untuk akad wadiah. STRATEGI RITEL TAHUN 2024 Strategi yang dilakukan oleh Segmen Ritel pada tahun 2024 antara lain sebagai berikut: 1. Optimalisasi potensi bisnis dari 10 ekosistem SME. 2. Pemantauan ketersediaan pipeline dan SLA eksekusi. 3. Peningkatan produktivitas pencairan dan perencanaan kapasitas. 4. Fokus pada segmen payroll dan pebisnis. PT Bank Syariah Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2024 175

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5