Aset Lain-Lain – Bersih Aset lain-lain – bersih tahun 2024 sebesar Rp4,23 triliun, meningkat 29,96% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp3,25 triliun. Peningkatan terutama dari biaya dibayar dimuka sebesar Rp732,20 miliar dan pendapatan pembiayaan dan surat berharga yang akan diterima sebesar Rp178,80 miliar. Total Liabilitas Total liabilitas tahun 2024 sebesar Rp105,65 triliun, meningkat 21,12% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp87,22 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan pertumbuhan jumlah tabungan wadiah sebesar Rp8,25 triliun, liabilitas kepada Bank Indonesia sebesar Rp6,52 triliun dan liabilitas lain-lain sebesar Rp3,42 triliun. Liabilitas Segera Liabilitas segera tahun 2024 sebesar Rp858,64 miliar, menurun 34,76% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp1,32 triliun. Penurunan terutama dari kewajiban transaksi ATM sebesar Rp427,32 miliar. Bagi Hasil yang Belum Dibagikan Bagi hasil yang belum dibagikan tahun 2024 sebesar Rp291,58 miliar, meningkat 13,93% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp255,93 miliar. Peningkatan terutama dari bagi hasil atas deposito yang belum di bagikan yang meningkat sebesar Rp36,88 miliar. Simpanan Wadiah Simpanan wadiah tahun 2024 sebesar Rp74,43 triliun, meningkat 9,66% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp67,87 triliun. Pada 2024 tabungan wadiah mengalami peningkatan sebesar Rp8,25 triliun atau meningkat 17,55% dibandingkan tahun lalu. Simpanan dari Bank Lain Simpanan dari bank lain tahun 2024 sebesar Rp4,15 triliun, meningkat 135,70% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp1,76 triliun. Peningkatan terdapat pada Sertifikat Investasi Mudharabah Antar Bank (SIMA) sebesar Rp1,74 triliun dan Sertifikat Pengelolaan Dana Berdasarkan Prinsip Syariah Antar Bank (SIPA) Rp600,83 miliar. Liabilitas Kepada Bank Indonesia Liabilitas kepada Bank Indonesia tahun 2024 sebesar Rp18,42 triliun, meningkat 54,77% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp11,90 triliun. Liabilitas Akseptasi Liabilitas akseptasi tahun 2024 sebesar Rp185,15 miliar, menurun 57,07% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp431,23 miliar. Penurunan yaitu dari kewajiban akseptasi SKBDN Usance Impor sebesar Rp220,02 miliar. Utang Pajak Utang pajak tahun 2024 sebesar Rp889,64 miliar, meningkat 65,04% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp539,04 miliar. Peningkatan terutama dari PPh pasal 25/29 yang meningkat sebesar Rp450,37 miliar dibandingkan tahun 2023. Liabilitas Imbalan Kerja Liabilitas imbalan kerja tahun 2024 sebesar Rp534,73 miliar, menurun 19,86% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp667,26 miliar. Penurunan disebabkan realisasi imbalan kerja atas pegawai pensiun ataupun mengundurkan diri di tahun 2024 lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2023. Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi tahun 2024 sebesar Rp24,05 miliar, menurun 24,90% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp32,02 miliar. Penurunan seiring dengan turunnya outstanding dari komitmen dan kontijensi di tahun 2024. Liabilitas Lain-Lain Liabilitas lain-lain tahun 2024 sebesar Rp5,87 triliun, meningkat 139,88% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp2,45 triliun. Hal tersebut disebabkan di tahun 2024 terdapat kewajiban atas transaksi bancassurance sebesar Rp3,5 triliun. Total Dana Syirkah Temporer Total dana syirkah temporer tahun 2024 sebesar Rp257,92 triliun, meningkat 13,29% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp227,66 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan pertumbuhan jumlah giro, tabungan dan deposito mudharabah sebesar Rp27,02 triliun. Giro Mudharabah Giro mudharabah tahun 2024 sebesar Rp37,24 triliun, meningkat 14,86% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp32,42 triliun. Peningkatan tersebut dipengaruhi pertumbuhan giro mudharabah dari pihak ketiga sebesar Rp2,59 triliun. PT Bank Syariah Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2024 183
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5