Laporan Tahunan 2024

Tabungan Mudharabah Tabungan mudharabah tahun 2024 sebesar Rp85,79 triliun, meningkat 9,59% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp78,28 triliun. Peningkatan tersebut dipengaruhi pertumbuhan tabungan mudharabah dari pihak ketiga sebesar Rp7,32 triliun. Deposito Mudharabah Deposito mudharabah tahun 2024 sebesar Rp130,68 triliun, meningkat 12,67% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp115,98 triliun. Peningkatan tersebut dipengaruhi pertumbuhan deposito mudharabah dari pihak berelasi sebesar Rp9,77 triliun. Sukuk Mudharabah Subordinasi Sukuk mudharabah subordinasi tahun 2024 sebesar Rp200,00 miliar, tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan tahun 2023 yang juga sebesar Rp200,00 miliar. Sukuk Mudharabah Diterbitkan Sukuk mudharabah diterbitkan tahun 2024 sebesar Rp3,02 triliun, meningkat 83.563,05% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp3,61 miliar. Pada Juni 2024 BSI menerbitkan sukuk berkelanjutan (ESG) sebesar Rp3 triliun. Pembiayaan Berjangka Mudharabah Pembiayaan berjangka mudharabah tahun 2024 sebesar Rp1,00 triliun, meningkat 28,82% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp776,25 miliar. Peningkatan tersebut disebabkan adanya fasilitas line pembiayaan berjangka mudharabah dari PT Bank Maybank Indonesia Tbk pada tahun 2024. Ekuitas Ekuitas tahun 2024 sebesar Rp45,04 triliun, meningkat 16,27% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp38,74 triliun. Perolehan laba di tahun 2024 sebesar Rp7,01 triliun meningkatkan ekuitas Bank. Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh Modal ditempatkan dan disetor penuh tahun 2024 sebesar Rp23,06 triliun, tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan tahun 2023 yang juga sebesar Rp23,06 triliun. Tambahan Modal Disetor Tambahan modal disetor tahun 2024 sebesar Rp3,93 triliun, tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan tahun 2023 yang juga sebesar Rp3,93 triliun. Keuntungan Revaluasi Aset Tetap Keuntungan revaluasi aset tetap tahun 2024 sebesar Rp553,44 miliar, meningkat 24,50% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp444,53 miliar. Pada tahun 2024 beberapa aset tetap yang dimiliki oleh Bank BSI nilainya mengalami peningkatan dibandingkan dengan nilai revaluasi sebelumnya. Pengukuran Kembali Program Imbalan Pasti - Setelah Pajak Pengukuran kembali program imbalan pasti – setelah pajak tahun 2024 sebesar Rp347,64 miliar, meningkat 43,97% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp241,46 miliar. Keuntungan/(Kerugian) yang Belum Direalisasi Atas Surat Berharga dalam Kelompok Diukur pada Nilai Wajar Melalui Pendapatan Komprehensif Lain Kerugian yang belum direalisasi atas surat berharga dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain – setelah pajak tahun 2024 sebesar Rp56,81 miliar, berbanding terbalik dengan tahun 2023 yang mencatatkan keuntungan yang belum direalisasi atas surat berharga dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain – setelah pajak sebesar Rp6,15 miliar. Saldo Laba Saldo laba tahun 2024 sebesar Rp25,06 triliun, meningkat 32,52% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp18,91 triliun. Peningkatan tersebut dipengaruhi kenaikan saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya pada tahun 2024. ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ATAS KINERJA BANK PT Bank Syariah Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2024 184

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5