Gaji dan Tunjangan Beban gaji dan tunjangan meningkat sebesar 4,94% yaitu dari Rp5,04 triliun di tahun 2023 menjadi Rp5,28 triliun di tahun 2024. Umum dan Administrasi Beban umum dan administrasi tahun 2024 sebesar Rp6,34 triliun, meningkat 22,68% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp5,17 triliun. Peningkatan antara lain dari beban promosi Rp223,56 miliar, penyusutan aset tetap & hak guna Rp212,05 miliar dan beban jasa outsourcing Rp108,23 miliar. Bonus Wadiah Beban bonus wadiah tahun 2024 sebesar Rp586 juta, menurun 47,06% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp1,11 miliar. Hal tersebut disebabkan penurunan bonus wadiah atas giro wadiah bank lain sebesar Rp276,36 juta dan penurunan giro wadiah non bank sebesar Rp246,53 juta. Lain-Lain Beban lain-lain tahun 2024 sebesar Rp166,29 miliar, meningkat 287,23% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp42,94 miliar. Beban Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Produktif dan Non Produktif – Bersih Beban cadangan kerugian penurunan nilai aset produktif dan non produktif - bersih tahun 2024 sebesar Rp1,89 triliun, menurun 27,78% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp2,62 triliun. Penurunan tersebut seiring dengan terjaganya kualitas pembiayaan selama tahun 2024. Selain itu juga terdapat splitting bucket perhitungan PD LGD pembiayaan KUR dan Non KUR. Laba Usaha Laba usaha tahun 2024 sebesar Rp9,28 triliun, meningkat 22,22% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp7,59 triliun. Peningkatan laba usaha sejalan dengan pertumbuhan hak bagi hasil milik bank tahun 2024. Pendapatan Non Usaha – Bersih Pendapatan non usaha - bersih tahun 2024 sebesar Rp4,31 miliar, meningkat 300,00% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar (Rp2,16) miliar. Laba Sebelum Zakat dan Beban Pajak Laba sebelum zakat dan beban pajak tahun 2024 sebesar Rp9,28 triliun, meningkat 22,31% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp7,59 triliun. Zakat Zakat tahun 2024 sebesar Rp232,06 miliar, meningkat 22,31% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp189,73 miliar. Zakat adalah sebagian dari harta yang wajib dikeluarkan oleh muzakki (pembayar zakat) untuk diserahkan kepada mustahiq (penerima zakat). Sumber dana zakat, infaq dan shadaqah berasal dari Bank dan pihak lain yang diterima Bank untuk disalurkan kepada pihak yang berhak sesuai dengan prinsip syariah. Beban Pajak Beban pajak tahun 2024 sebesar Rp2,04 triliun, meningkat 20,57% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp1,70 triliun. Laba Bersih Laba bersih tahun 2024 sebesar Rp7,01 triliun, meningkat 22,83% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp5,70 triliun. Hal ini didorong oleh pendapatan margin dan bagi hasil serta fee based income yang terus tumbuh. Untuk meningkatkan profitabilitas, BSI juga terus melakukan efisiensi serta menjaga kualitas aset yang sehat. Penghasilan Komprehensif Lain Penghasilan komprehensif lain tahun 2024 sebesar Rp152,12 miliar, meningkat 344,95% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp34,19 miliar. Peningkatan pendapatan komprehensif lain terutama dari pengukuran kembali imbalan kerja sebesar Rp171,31 miliar dan revaluasi aset tahun 2024 sebesar Rp108,91 miliar. Laba Komprehensif Laba komprehensif tahun 2024 sebesar Rp7,16 triliun, meningkat 24,75% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp5,74 triliun. Laba Per Saham Dasar Laba per saham dasar tahun 2024 sebesar Rp151,88, meningkat 22,83 % dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp123,65. Peningkatan laba per saham sejalan dengan pertumbuhan laba pada tahun 2024. PT Bank Syariah Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2024 187
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5