PT Bank Syariah Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2024 293 Roadmap Tata Kelola Perusahaan Bagi BSI, dalam menjalankan bisnis tidak hanya memakai standar perbankan, tetapi juga menetapkan nilai-nilai syariah (maqashid syariah) menjadi landasan utama. Prinsip syariah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dan jati diri BSI dalam mengatur seluruh tindak laku BSI sebagai Bank dan perusahaan terbuka, serta prinsip yang harus dijaga serta diimplementasikan oleh seluruh Insan BSI dalam mencapai tujuan Bank sesuai dengan Visi dan Misi BSI. Dalam menjalankan GCG, BSI telah mendapatkan sertifikat ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan, Sertifikat ISO 3701:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Sertifikat ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, Sertifikat ISO 22301:2019 Sistem Keberlangsungan Bisnis, dan Sertifikat ISO 2701:2022 Sistem Manajemen Keamanan Informasi. 2021 Kesadaran Implementasi GCG sudah mulai sejak dilaksanakannya merger menjadi BSI. BSI mengambil best practice dari masingmasing bank legacy untuk kemudian disempurankan dan diimplementasikan di BSI. BSI juga telah melakukan penyempurnaan Implementasi GCG dengan melakukan hal-hal sebagai berikut: • Pembentukan Komite-komite di bawah koordinasi Dewan Komisaris, yaitu: - Komite Audit - Komite Pemantau Risiko - Komite Remunerasi dan Nominasi • Pembentukan Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary). • Pelakasanaan Rapat Umum Pemegang Saham sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku bagi Perusahaan publik • Melaksanakan keterbukaan Informasi secara tepat waktu, antara lain dalam publikasi Laporan Keuangan, Informasi maupun peristiwa atau fakta material • Menyusun Laporan Tahunan yang tepat waktu, memadai, jelas dan akurat. Memperhatikan kepentingan pemegang saham minoritas. Selain itu, BSI juga turut berkomitmen terhadap anti gratifikasi yang dibuktikan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh seluruh pegawai BSI juga telah memperoleh ISO 37301:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Dalam rangka ikut menilai kualitas penerapan tata kelola, BSI ikut serta dalam program riset dan pemeringkatan pelaksanaan tata kelola, yaitu Corporate Governnace Perception Index (CGPI) yang diselenggarakan oleh pihak Independen. Dalam program CGPI 2020 yang diselenggarakan pada tahun 2021 dengan tema: “Membangun Ketahanan perusahaan dalam Kerangka Good Corporate Governance”. BSI berhasil meraih predikat “Sangat Terpercaya” dengan nilai 88,89. 2022 • Melakukan Right Issue untuk memperkuat struktur permodalan BSI • Menjadi Bank Syariah pertama yang memperoleh sertifikat ISO 37001:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan • Dalam rangka melanjutkan proses penyempurnaan Tata Kelola serta wujud komitmen dan konsistensi atas penerapannya, BSI melakukan penyelarasan praktik Tata Kelola dengan mengadopsi prinsip-prinsip yang dikembangkan oleh Organization for Economic Coorporation and Development (OECD) serta telah disepakati oleh ASEAN Capital Market Forum (ACMF), yang disebut ASEAN Corporate Governance (CG) Scorecard 2023 • Mempertahankan sertifikasi ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan dan Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan • BSI kembali meraih predikat “Sangat Terpercaya” dengan nilai 91,50 pada penilaian Corporate Governance Perception Index (CGPI) • Melakukan 4 (empat) kali sosialisasi penguatan pengendalian gratifikasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi 2024 • BSI kembali berhasil mempertahankan sertifikasi ISO 37301:2021 Sistem Manajemen Kepatuhan • BSI berhasil mendapatkan kembali sertifikasi dan melakukan perluasan ruang lingkup ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan • Sebagai perwujudan dan komitmen BSI dalam penerapan Tata Kelola dan Perusahaan terbuka yang menjalankan praktik keterbukaan informasi, BSI mengungkapkan praktik terbaik yang mengadopsi prinsip-prinsip ACGS pada laman website Perusahaan. • Untuk kali pertama BSI melakukan pengukuran kematangan kepatuhan yang mencerminkan tingkat kepatuhan BSI terhadap ketentuan internal dan eksternal serta perundang-undangan yang berlaku
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5