Laporan Tahunan 2021
Bank terus berupaya menciptakan suasana kerja yang nyaman bagi setiap pegawai, dengan melengkapi sarana dan prasarana penunjang pekerjaan. Kelengkapan sarana dan prasarana tersebut untuk memastikan terjaminnya kebutuhan operasional Bank dan terjaminnya keselamatan kerja bagi pegawai. Bank juga mengikutsertakan seluruh pegawainya sebagai peserta jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) melalui BPJS Ketenagakerjaan. Adapun program BPJS Ketenagakerjaan yang dikuti antara lain Program Jaminan Hari Tua (JHT), Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Program Jaminan Kematian (JK). Sedangkan untuk karyawan yang melaksanakan kegiatan kawal angkut uang dan barang berharga dilakukan asuransi jiwa. Praktik Keselamatan dan Kesehatan Kerja BSI menerapkan praktik kerja dengan prinsip kehati-hatian dan patuh terhadap peraturan yang berlaku, sehingga dapat mencapai “Zero Accident”. Bank juga telah mengikutsertakan pegawai dalam kegiatan pelatihan keselamatan kerja, di antaranya: 1. Kegiatan evakuasi pegawai di dalam gedung dalam rangka mitigasi apabila terjadi bencana kebakaran/gempa bumi. Pelatihan ini dilakukan bersama dengan pihak pengelola gedung (PT UGMandiri dan PT Alfa Goldland Realty). 2. Kegiatan penanganan kebakaran yang dilakukan bersama dengan pihak pengelola gedung (PT UG Mandiri dan PT Alfa Goldland Realty) dan juga dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran setempat. Rincian pelaksanaan kegiatan terkait keselamatan pegawai disajikan dalam tabel berikut: JENIS KEGIATAN TARGET KEGIATAN PESERTA Sosialisasi Keadaan Darurat Wisma Mandiri 1 dan 2 Seluruh Karyawan dan Karyawati BSI The Tower Pelatihan Emergency Response Wisma Mandiri 1 dan 2 HSE, Teknisi, Security The Tower Simulasi Evakuasi Kebakaran Wisma Mandiri 1 dan 2 Seluruh Karyawan dan Karyawati BSI The Tower Dampak Kuantitatif Kegiatan Ketenagakerjaan dan K3 NO. KEGIATAN DAMPAK KUANTITATIF 1 Kesetaraan Gender Dalam Kesempatan Kerja Kebijakan Bank yang mendukung terhadap adanya perlakuan adil dan kesetaraan gender terhadap pegawai, antara lain: 1) Implementasi Human Capital Strategy; 2) Pemberian reward pegawai antara lain seperti insentif dan bonus; 3) Penerapan sanksi bagi pegawai yang melanggar disiplin berupa pembinaan, peringatan (SP1, SP2, SP3) dan PHK bagi pegawai bermasalah ( fraud ); 4) Mutasi, promosi/ rotasi/demosi pegawai dan pejabat unit kerja; 5) Pemberian apresiasi berupa penghargaan hadiah/bagi pegawai/cabang yang berprestasi; 6) Pelaksanaan program screening pegawai baru, terutama terkait hubungan keluarga; 7) Program Assessment Center Pegawai. 2 Program Pendidikan dan Pelatihan Sepanjang tahun 2021, sebanyak 340.237 peserta telah mengikuti pendidikan dan pelatihan dengan realisasi anggaran sebesar Rp82,6 miliar. 3 Remunerasi Rasio gaji tertinggi dan terendah BSI tahun 2021 sebagaimana diurai dalam tabel berikut. KETERANGAN RASIO Rasio gaji Komisaris tertinggi dan terendah 1,1:1 Rasio gaji Direksi tertinggi dan terendah 1,25:1 Rasio gaji Direksi tertinggi dan pegawai tertinggi 3,1: 1 Rasio gaji pegawai tertinggi dan terendah 41,9:1 531 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk • Laporan Tahunan 2021 Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Made with FlippingBook
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5