Laporan Tahunan 2022

266 LAPORAN TAHUNAN 2022 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk Laporan Manajemen Profil Perusahaan Ikhtisar Kinerja Analisis dan Pembahasan Manajemen Bunga atas portofolio surat berharga. BSI mengelola Risiko Benchmark Suku Bunga melalui: a. Identifikasi risiko pada produk dan aktivitas bank melalui analisa risiko dan memberikan rekomendasi kepada unit bisnis dan manajemen. Identifikasi dilakukan untuk mengetahui adanya risiko benchmark suku bunga dan sumber risiko agar risiko dapat dikendalikan dan dimitigasi. b. Pengukuran risiko menggunakan metode Standard dan metode internal yaitu Value at Risk (VaR). VaR menggambarkan potensi kerugian maksimum akibat pergerakan yield surat berharga dalam kondisi pasar yang normal. Bank melakukan stress test untuk menguji ketahanan Bank dalam menghadapi kondisi krisis dan mempersiapkan strategi yang diperlukan jika kondisi krisis. Bank melakukan 7 (tujuh) kali stress test risiko pasar sepanjang tahun 2022, untuk menilai kemampuan bank dalam menghadapi perubahan indikator ekonomi. c. Pemantauan eksposur risiko dilakukan secara harian, mingguan dan bulanan. Pemantauan eksposur risiko dilakukan pada treasury system bank. d. Pengendalian risiko dilakukan melalui penetapan limit trading surat berharga. Apabila terdapat unrealized loss akibat penurunan harga pasar surat berharga, bank dapat melakukan penjualan atau cut loss sesuai mekanisme yang ditetapkan, untuk menghindari kerugian lebih besar. Penetapan harga pasar surat berharga trading secara harian menggunakan harga pasar dari sumber yang independen. 2) Risiko Nilai Tukar Mengelola Risiko Nilai Tukar melalui : a. Identifikasi risiko pada produk dan aktivitas bank. Identifikasi dilakukan untuk mengetahui adanya risiko nilai tukar dan sumber risiko agar risiko dapat dikendalikan dan dimitigasi. b. Pengukuran risiko menggunakan tools Value at Risk (VaR). Bank menjaga Posisi Devisa Neto (PDN) sesuai limit yang telah ditetapkan. PDN Keseluruhan per 31 Desember 2022 sebesar 0,57% atau masih dalam batas limit internal bank maksimal 15%. Bank melakukan stress test untuk menguji ketahanan Bank dalam menghadapi kondisi krisis dan mempersiapkan strategi yang diperlukan jika kondisi krisis. Bank melakukan 7 (tujuh) kali stress test risiko pasar sepanjang tahun 2022, untuk menilai kemampuan bank dalam menghadapi perubahan indikator ekonomi. c. Pemantauan eksposur risiko dilakukan secara harian, mingguan dan bulanan. Pemantauan eksposur risiko dilakukan menggunakan treasury system bank. d. Pengendalian risiko dilakukan melalui penetapan limit dan squaring posisi valas. d. Sistem Informasi Manajemen Risiko BSI memiliki Treasury core system yang dapat menyediakan data untuk pengukuran risiko pasar. Bank melaporkan eksposur manajemen risiko pasar secara rutin kepada pihak internal maupun eksternal. e. Pengelolaan Portofolio Trading Book dan Banking Book serta Metodologi Valuasi Pengelolaan portofolio trading book dilakukan sesuai limit yang telah ditetapkan dan batasan regulasi. Bank melakukan mark to market atas surat berharga trading secara harian menggunakan harga pasar dari sumber yang independen antara lain Penilai Harga Efek Indonesia, Bloomberg atau Reuters. Risiko pasar banking book adalah risiko penurunan profitabilitas dan nilai ekonomis modal karena terjadi perubahan tingkat imbal hasil pasar dan nilai tukar. Pengelolaan risiko pasar banking book dilakukan melalui review price asset dan liabilities sehingga mendapatkan imbal hasil yang maksimal. 3. Risiko Likuiditas Bank Syariah Indonesia (BSI) mengelola risiko likuiditas untuk menjaga kecukupan atau ketersediaan dana untuk memenuhi kewajiban Bank. Bank terekspose Risiko Likuiditas dari aktivitas fungsional pembiayaan, treasury dan investasi, serta pendanaan dan penerbitan surat

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5