Laporan Tahunan 2022

Laporan Manajemen Analisis dan Pembahasan Manajemen Profil Perusahaan Ikhtisar Kinerja Dewan Komisaris juga memberikan apresiasi terhadap upaya Direksi dalam mengembangkan layanan e-channel, peningkatan layanan digital yang sangat diperlukan dalam mengakomodasi perubahan trend perilaku transaksi masyarakat ke arah digital. Pengembangan layanan ini dapat mendukung peningkatan perolehan Fee Based Income (FBI) yang lebih optimal. Pada tahun 2022, FBI dari e-channel tumbuh 23,8% (yoy) dan FBI dari mobile banking tumbuh 67,3% (yoy). Dengan demikian, secara keseluruhan FBI meningkat 21,2% (yoy). Dari sisi tingkat efisiensi, Bank berhasil menjaga rasio biaya operasional dan pendapatan operasional (BOPO) sebesar 75,88%, lebih efisien dari posisi tahun 2021 yang sebesar 80,46%. Penurunan tersebut merupakan hasil dari upaya Bank dalam melakukan efisiensi pada beberapa aspek operasional Bank sepanjang tahun 2022. Kondisi permodalan Bank juga semakin kuat pasca rights issue pada bulan Desember tahun 2022, sehingga rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) mencapai 20,29%. Namun masih belum mencapai target yang ditetapkan, karena pertumbuhan pembiayaan yang cukup ekspansif sehingga meningkatkan Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR). Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Dewan Komisaris memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Direksi atas pencapaian kinerja BSI yang sangat baik di tahun 2022. Dewan Komisaris berpendapat bahwa Direksi mampu menghadapi tantangan perekonomian dan industri dengan meraih peluang yang ada serta dapat memberikan kerberkahan dan manfaat kepada seluruh pihak. PENGAWASAN TERHADAP PERUMUSAN DAN IMPLEMENTASI STRATEGI Pelaksanaan tugas Dewan Komisaris di bidang pengawasan terhadap penerapan strategi yang dijalankan oleh Direksi atau manajemen, antara lain mengacu pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 14/SEOJK.03/2021 tanggal 30 April 2021 tentang Rencana Bisnis Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah. Regulasi tersebut menegaskan bahwa Dewan Komisaris wajib melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Rencana Bisnis Bank (RBB), yang antara lain mencakup kebijakan dan strategi manajemen. Hasil pengawasan tersebut dituangkan dalam Laporan Pengawasan Pelaksanaan RBB yang disampaikan kepada OJK setiap semester. Penilaian Dewan Komisaris terhadap RBB ini berupa penilaian aspek kuantitatif maupun kualitatif terhadap realisasinya, termasuk penerapan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Pada tahun 2022, Dewan Komisaris telah membuat dan menyampaikan Laporan Pengawasan Realisasi RBB sebagai berikut: 1. Penilaian Dewan Komisaris tentang Pelaksanaan Rencana Bisnis berupa Penilaian Aspek Kuantitatif maupun Kualitatif terhadap realisasi rencana bisnis, termasuk penerapan prinsip syariah, terdiri dari: a. Laporan Kinerja BSI b. Teknologi Informasi (TI) c. Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) d. Kepatuhan terhadap Prinsip Syariah e. Laporan Kinerja Kepatuhan f. Implementasi Good Corporate Governance (GCG) g. Sustainable Finance (SF) h. Pemenuhan Komitmen Hasil Pemeriksaan OJK dan Auditor Ekstern Lainnya 2. Penilaian Dewan Komisaris tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Bank secara umum, khususnya faktor permodalan (capital), rentabilitas (earnings), tata kelola yang baik, profil risiko, terutama risiko kredit, risiko pasar dan risiko likuiditas. 3. Penilaian Dewan Komisaris mengenai Upaya Perbaikan Kinerja Bank. Merujuk pada hasil pengawasan tersebut, Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah merumuskan rencana bisnis BSI dengan baik dan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Begitu juga dari sisi implementasi, Direksi telah menjalankannya dengan sangat baik, dari pemantauan hingga keterlibatannya yang maksimal, mengingat BSI merupakan entitas yang baru beroperasi hampir 2 (dua) tahun. PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA YANG DISUSUN OLEH DIREKSI Dewan Komisaris telah mempelajari tinjauan prospek usaha BSI ke depan yang telah disusun oleh Direksi. Dalam pandangan Dewan Komisaris, analisis tersebut telah mempertimbangkan perkembangan dinamika perekonomian global dan nasional yang berpotensi terjadi pada tahun depan. 44 LAPORAN TAHUNAN 2022 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5