Laporan Tahunan 2022

487 LAPORAN TAHUNAN 2022 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Laporan Keuangan Penunjang Bisnis Hasil Penilaian Secara keseluruhan, hasil penilaian GCG untuk semester 1 tahun 2022 mendapatkan skor 2 (baik). Faktor positif yang mendukung serta peluang pengembangan ke depan, diuraikan melalui tabel di bawah ini. Faktor Positif Area Pengembangan Kriteria: Struktur Tata Kelola Secara umum Bank telah memiliki struktur dan infrastruktur Tata Kelola yang lengkap dan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, guna mendukung proses pelaksanaan prinsip GCG di setiap lini kerja dan operasional dan bertujuan untuk menghasilkan outcome yang sesuai dengan harapan stakeholders Bank 1. Komposisi jumlah anggota Dewan Komisaris yang telah efektif melebihi jumlah anggota Direksi yang telah efektif, yaitu 8 (delapan) orang Dewan Komisaris dan 7 (tujuh) orang Direksi. 2. Dua orang anggota Dewan Komisaris yang diangkat dalam RUPST tanggal 27 Mei 2022 masih dalam proses persiapan penilaian kemampuan dan kepatutan (fit & proper test) OJK, yaitu : a. Nizar Ali (Komisaris) b. Mohamad Nasir (Komisaris Independen). 3. Tiga orang anggota Direksi yang diangkat dalam RUPST tanggal 27 Mei 2022 masih dalam proses persiapan penilaian kemampuan dan kepatutan (fit & proper test) OJK, yaitu : a. Bob Tyasika Ananta (Wakil Direktur Utama) b. Zaidan Novari (Direktur Wholesale Transaction Banking) c. Moh. Adib (Direktur Treasury & International Banking) 4. Komposisi Komisaris Independen pada keanggotaan Komite Nominasi dan Remunerasi masih belum menjadi mayoritas. Kriteria: Proses Tata Kelola Secara umum pelaksanaan implementasi GCG telah sesuai dengan ketentuan yang tercermin dari pemenuhan serta pelaksanaan kewajiban Bank kepada pihak regulator serta pemenuhan pelaksanaan kewajiban kepada segenap stakeholders Masih terdapat pelaksanaan kegiatan penghimpunan dana dan/atau penyaluran dana yang tidak sesuai dengan prinsip Syariah, meski seluruh produk bank telah sesuai dengan Fatwa DSN-MUI dan Opini DPS serta seluruh SOP terkait disusun melalui mekanisme yang memadai. Terhadap masih terdapatnya kondisi ini, Bank telah melakukan program peningkatan budaya kepatuhan syariah melalui penyusunan alat Uji Kepatuhan (Sharia Checklist Activity), launching sharia module digital, pelaksanaan sharia combined assurance dan terus melakukan edukasi terkait implementasi prinsip Syariah dalam setiap produk dan aktivitas Bank ke seluruh jenjang organisasi. Kriteria: Hasil Tata Kelola Outcome penerapan GCG di Bank Syariah Indonesia dapat dilihat dari pencapaian-pencapaian Bank baik secara finansial maupun non finansial. Secara finansial, hal tersebut dapat dilihat dari capaian indikator utama kinerja keuangan Bank sampai dengan bulan Juni 2022 pada tabel berikut : Pos Jun-22 Laba Perusahaan 2.125 Jumlah Asset 277.408 OHC 4.494 Pembiayaan 191.294 Dana Pihak Ketiga 244.664 a. Giro 38.869 b. Tabungan 106.532 c. Deposito 99.263 CASA 145.400 Sementara secara non finansial selama Semester I Tahun 2022 Bank mendapatkan total 50 (lima puluh) penghargaan diantaranya BAZNAS Award 2022, 5th Infobank SLE Award, The Best CSR in MSMS Program-Indonesia CSR Excellence, Top CSR 2022 dan The World Best Bank-Forbes Masih terdapat sanksi denda dari regulator yang memerlukan perhatian dari manajemen untuk melaksanakan mitigasi agar tidak terjadi lagi pada periode selanjutnya. Meski masih terdapat sanksi denda, namun sudah secara signifikan menurun dari sisi nilai dendanya.

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5