Laporan Tahunan 2022

PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN 31 DESEMBER 2022 (Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS 31 DECEMBER 2022 (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated) Halaman - 140 - Page 44. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN (lanjutan) 44. FAIR VALUE OF FINANCIAL ASSETS AND LIABILITIES (continued) d. Piutang dan pembiayaan (lanjutan) d. Receivables and financing (continued) Estimasi nilai wajar terhadap piutang dan pembiayaan ditetapkan berdasarkan diskonto arus kas dengan menggunakan tingkat margin yang berlaku untuk piutang dan pembiayaan dengan risiko kredit dan sisa jatuh tempo yang serupa. The estimated fair values of receivables and financing are determined based on discounted cash flows using margin rates applied for receivables and financing with similar credit risk and remaining maturities. Nilai tercatat dari piutang dan pembiayaan yang diberikan dengan tingkat margin mengambang dan nilai tercatat atas piutang dengan tingkat margin tetap adalah perkiraan yang layak atas nilai wajar. The carrying amount of receivables and financing with variable margin rate and shortterm receivables and financing with fixed margin rate are the reasonable approximations of their fair values. Nilai wajar dari piutang dan pembiayaan yang diberikan menunjukkan nilai diskon dari perkiraan arus kas masa depan yang diharapkan akan diterima oleh Bank dengan menggunakan tingkat margin pasar saat ini. Nilai tercatat dari piutang dan pembiayaan yang diberikan dengan tingkat margin mengambang dan nilai tercatat atas piutang dan pembiayaan jangka pendek dengan tingkat margin tetap adalah perkiraan yang layak atas nilai wajar. The estimated fair value of loans represent the discounted amount of estimated future cash flows expected to be received by the Bank using the current market rates. The carrying amounts of variable rate receivables and financing and short-term fixed rate receivables and financing are the reasonable approximation of their fair values. 45. INFORMASI PENTING LAINNYA 45. OTHER SIGNIFICANT INFORMATION a. Pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (”KPMM”) Bank dihitung berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. 21/POJK.03/2014 tanggal 19 November 2014 yang mencabut peraturan sebelumnya. Rasio KPMM tersebut adalah sebagai berikut: a. As at 31 December 2022 and 2021, the Minimum Required Capital Adequacy Ratio (“CAR”) are calculated based on Financial Service Authority (“OJK”) No. 21/POJK.03/2014 dated 19 November 2014, as amended in previous regulation. The CARs are as follows: 2022 2021 Modal inti 31,232,293 23,173,019 Core capital Modal pelengkap (maksimum Supplementary capital (maximum 100% dari modal inti) 252,083 527,083 100% over core capital) Cadangan umum penyisihan General reserves of allowance for kerugian aset produktif impairment losses on earning (maksimum 1,25% dari ATMR) 1,625,573 1,422,667 assets (maximum 1.25% of ATMR) 33,109,949 25,122,769 Aset Tertimbang Menurut Risiko Risk Weighted Assets (”RWA”) (”ATMR”) Risiko Kredit 129,730,824 113,643,146 for Financing Risk ATMR Risiko Pasar 306,184 103,913 RWA for Market Risk ATMR Risiko Operasional 33,120,795 - RWA for Operational Risk 163,157,803 113,747,059 Rasio KPMM Bank untuk Bank’s Capital Adequacy Ratio (CAR) Risiko Kredit dan for Credit Risk Risiko Operasional 20.33% 22.11%*) and Operational Risk Rasio KPMM Bank untuk Risiko Bank’s Capital Adequacy Ratio (CAR) Kredit, Risiko Pasar for Credit Risk, Market Risk dan Risiko Operasional 20.29% 22.09%*) and Operational Risk Rasio KPMM yang diwajibkan 9.95% 9.98% Minimum CAR *) Sesuai POJK No. 21/POJK.03/2014 dan SEOJK No. 13/SEOJK.03/2015, KPMM 31 Desember 2021 sebagai Bank hasil penggabungan tidak diwajibkan untuk menghitung ATMR Risiko Operasional sampai dengan akhir bulan Desember tahun penggabungan. *) According to POJK No. 21/POJK.03/2014 and SEOJK No. 13/SEOJK.03/2015, CAR as at 31 December 2021 as the Bank resulting from the merger is not required to calculate the RWA for Operational Risk until the end of December of the year of the merger. Berdasarkan profil risiko Bank pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, yaitu satisfactory, maka CAR minimum pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021, ditetapkan sebesar 9% sampai dengan kurang dari 10%. Based on the risk profile as at 31 December 2022 and 2021, which is satisfactory, the minimum CAR as at 31 December 2022 and 2021, was determined at 9% to less than 10%.

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5