Laporan Tahunan 2023

ANALISIS PEREKONOMIAN NASIONAL Perekonomian domestik tetep tumbuh kuat, serta berdaya tahan (resilient) terhadap penurunan perekonomian global. Tertahannya pemulihan ekonomi global berdampak pada menurunnya kinerja sektor eksternal di tengah permintaan domestik yang masih solid seiring terus membaiknya mobilitas pasca pandemi COVID-19. Pemerintah mengubah status pandemi menjadi endemi yang berlaku mulai awal tahun 2023 sehingga mendorong pemulihan perekonomian domestik lebih lanjut. Pertumbuhan ekonomi turut didorong oleh keyakinan konsumen yang terjaga tinggi sepanjang tahun dan sektor jasa juga tumbuh, seiring dengan mobilitas yang meningkat dan berbagai event internasional yang diselenggarakan, seperti ASEAN Summit dan Piala Dunia U-17. Sehingga secara keseluruhan tahun 2023, ekonomi domestik tumbuh 5,05% YoY. Pertumbuhan ekonomi domestik juga turut ditopang oleh terjaganya daya beli dan stabilitas harga, yang tercermin dari tingkat inflasi yang terus turun dan sudah berada dalam rentang kisaran target 3±1% pada Mei 2023. Inflasi yang rendah juga dipicu oleh berakhirnya base effect dari kenaikan BBM nonsubsidi tahun 2022, di tengah risiko kenaikan harga akibat El Nino dan imported inflation. Dengan perkembangan inflasi tersebut, suku bunga acuan Bank Indonesia BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) hanya naik sebesar 50 bps sepanjang 2023, menjadi 6,00%. Kenaikan suku bunga acuan tersebut juga dimaksudkan untuk menjaga inflasi terkendali di rentang kisaran target. Hal tersebut selaras dengan upaya meminimalisir dampak imported inflation dan menjaga stabilitas eksternal akibat pelemahan nilai tukar Rupiah. Secara keseluruhan 2023, nonresiden masih mencatatkan inflow di pasar SBN di tengah outflow di pasar saham. Namun demikian, baik di pasar saham maupun SBN, kecenderungan outflow mulai konsisten terjadi sejak Agustus 2023 meski di akhir tahun terdapat inflow di pasar saham sejalan dengan naiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pembalikan aliran modal tersebut mendorong pelemahan nilai tukar Rupiah, yang diperparah dengan adanya peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global. LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 153 Tinjauan Pendukung Bisnis Tata Kelola Perusahaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Laporan Keuangan

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5