3. Penilaian Dewan Komisaris mengenai Upaya Perbaikan Kinerja Bank. Merujuk pada hasil pengawasan tersebut, Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah merumuskan rencana bisnis BSI dengan baik dan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian. Begitu juga dari sisi implementasi, Direksi telah menjalankannya dengan sangat baik, dari pemantauan hingga keterlibatannya yang maksimal, mengingat BSI merupakan entitas yang baru beroperasi hampir 3 (tiga) tahun. Lebih lanjut, proses pelaksanaan pengawasan juga dilakukan bersama komite yang berada di bawah Dewan Komisaris. Komite-komite tersebut memberikan masukan kepada Dewan Komisaris untuk selanjutnya menjadi bahan pertimbangan Dewan Komisaris dalam memberikan penilaian maupun nasihat terhadap kinerja Direksi dalam menjalankan pengurusan Bank. Oleh karenanya pada tahun 2023 ini Dewan Komisaris berpandangan bahwa Direksi telah menjalankan pengurusan Bank dengan baik, sejak dari perumusan hingga implementasinya. Bahkan dalam proses tersebut, Dewan Komisaris ikut terlibat secara langsung, setidaknya dilakukan melalui rapat gabungan sepanjang tahun buku. PANDANGAN ATAS PROSPEK USAHA YANG DISUSUN OLEH DIREKSI Penyusunan prospek usaha yang dilakukan oleh BSI mempertimbangkan kondisi eksternal yang berpotensi memengaruhi kinerja Bank, maupun situasi internal. Seluruhnya dilakukan kajian sebelum target ditetapkan, sehingga Bank dapat mengidentifikasi risiko untuk menyiapkan mitigasinya. Pertimbangan lainnya adalah asas perbankan yang sehat serta prinsip syariah. Dewan Komisaris telah menerima dan mempelajari rancangan prospek usaha yang termuat dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) sejak tahap awal yang disampaikan oleh Direksi. Dalam pandangan Dewan Komisaris, Direksi telah mempertimbangkan berbagai ketentuan yang ada dalam penyusunan prospek bisnis Bank tahun 2024. Dalam memberikan penilaian atas prospek usaha yang disusun Direksi, Dewan Komisaris juga mempertimbangkan proyeksi kondisi perekonomian dan industri perbankan ke depan. Perkembangan kondisi eksternal itu, kemudian menjadi pertimbangan untuk menyusun prospek usaha, dengan juga melihat keunggulan-keunggulan yang dimiliki Bank serta tren pertumbuhan kinerja Bank. Dewan Komisaris meyakini bahwa prospek usaha Bank pada tahun 2024 akan lebih baik dibandingkan tahun 2023, seperti yang telah disusun Direksi. Di antara pertimbangannya, kondisi perekonomian domestik berpeluang membaik, seperti yang diyakini juga oleh pemerintah dan tertuang dalam Nota Keuangan APBN 2024, bahwa pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,2%, dengan inflasi 2,8%. Selain itu, Dewan Komisaris meyakini, strategi yang telah ditetapkan oleh Direksi sangat tepat. Misalnya, percepatan pertumbuhan bisnis Islamic Ecosystem melalui pengembangan platform, solusi yang inovatif, dan akuisisi yang efektif mencakup ZISWAF, ekonomi masjid, rumah sakit, pesantren, serta bisnis haji dan umrah. Begitu juga dengan upaya peningkatan digitalisasi pada bisnis Bank. Hal itu, antara lain dilakukan melalui peningkatan pengguna aktif mobile banking, shifting transaksi dari cabang ke digital, dan digitalisasi business process untuk mempercepat Service Level Agreement (SLA). Mengingat pasar syariah masih berpeluang berkembang semakin besar, pangsa pasar BSI juga makin terbuka lebar. Untuk itulah, Dewan Komisaris melihat bahwa Bank memiliki potensi untuk terus berkembang lebih baik. Hal ini selaras dengan prospek usaha yang telah disusun oleh Direksi. LAPORAN DEWAN KOMISARIS LAPORAN TAHUNAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 40 Ikhtisar Kinerja Analisis dan Pembahasan Manajemen Laporan Manajemen Profil Perusahaan
RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5