Laporan Tahunan 2024

1. Fokus pertumbuhan pada nasabah BUMN dan Perusahaan konglomerasi yang sehat dan berkelanjutan, dengan tetap menerapkan prinsip kehati-hatian perbankan serta menyalurkan pembiayaan sesuai dengan best practice di industri perbankan. 2. Menggarap ekosistem nasabah secara menyeluruh dengan memanfaatkan relationship dengan nasabah yang kuat, sehingga segmen Retail mampu melakukan penetrasi bisnis dan memanfaatkan potensi yang ada pada nasabah segmen Corporate. 3. Mengembangkan struktur organisasi dan meningkatkan kompetensi SDM segmen Corporate Banking agar sejalan dengan industri dan dapat menangkap peluang bisnis yang ada. PRODUKTIVITAS, PENDAPATAN DAN PROFITABILITAS CORPORATE BANKING Informasi produktivitas, pendapatan dan profitabilitas Corporate Banking dalam dua tahun terakhir disajikan sebagai berikut. Tabel Kinerja Segmen Corporate Banking (jutaan Rupiah) Uraian 2024 2023 Pertumbuhan Nominal % (1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3) Total Pembiayaan 58.719.889 54.541.919 4.177.970 7,66% NPF % 2,24% 2,79% - (0,55%) Total Pendanaan/DPK 21.619.859 22.354.117 (734.258) (3,28%) Pendapatan Pengelolaan Dana Bersih 1.076.107 1.187.969 (111.862) (9,42%) Pendapatan Usaha Lainnya 374.100 358.216 15.884 4,43% Beban Usaha (151.526) (134.737) (16.789) 12,46% Beban CKPN (109.297) (336.193) 226.896 (67,49%) Laba Setelah Zakat dan Pajak 904.526 820.783 83.743 10,20% Pembiayaan segmen Corporate Banking tahun 2024 sebesar Rp58,72 triliun, meningkat 7,66% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp54,54 triliun. Di sisi lain, untuk pendanaan segmen Corporate Banking tahun 2024 mengalami penurunan 3,28% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dari Rp22,35 triliun pada tahun 2023 menjadi Rp21,62 triliun pada tahun 2024. Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh turunnya giro sebesar Rp1,78 triliun. Pendapatan pengelolaan dana bersih segmen Corporate Banking tahun 2024 sebesar Rp1,08 triliun menurun 9,42% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp1,19 triliun. Di sisi lain, laba setelah zakat dan pajak tahun 2024 sebesar Rp904,53 miliar, meningkat 10,20% dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar Rp820,78 miliar. Peningkatan tersebut sejalan dengan pertumbuhan total pembiayaan segmen Corporate Banking sebesar Rp4,18 triliun di tahun 2024 PROSPEK USAHA DAN STRATEGI CORPORATE BANKING TAHUN 2025 Pada 2025, Corporate Banking akan tetap berfokus pada kegiatan usaha di sektor-sektor menarik dengan kualitas yang baik. Selain itu, Corporate Banking juga terus mengembangkan proses bisnis yang lebih cepat dengan tetap mempertahankan prinsip kehatihatian sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah, dan juga memanfaatkan platform BeWize dalam rangka mengoptimalkan value chain dan transactional banking nasabah guna meningkatkan fee based income di tahun 2025 maupun ke depannya. Commercial Banking Segmen Commercial Banking melayani badan usaha seperti BUMD dan anak perusahaannya, pemerintah daerah, rumah sakit (kecuali diatur dalam produk khusus), perguruan tinggi negeri dan swasta (yayasan yang memiliki perguruan tinggi). Penjelasan masing-masing produk Commercial Banking telah disajikan pada bagian Profil Sub Bab Produk dan Jasa dalam Laporan Tahunan ini. KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN INOVASI COMMERCIAL BANKING Keunggulan kompetitif dan inovasi Commercial Banking pada tahun 2024 adalah sebagai berikut: 1. Lead Collaboration with MUF in Joint Financing Commercial Banking menjadi Business Unit (BU) yang me-lead pengembangan kerjasama dengan MUF dalam pembiayaan bersama (joint financing) untuk Segmen Wholesale yaitu Commercial dan Corporate. PT Bank Syariah Indonesia Tbk Laporan Tahunan 2024 171

RkJQdWJsaXNoZXIy NTM2MDQ5